SuaraSumsel.id - Pemerintah daerah baik kabupaten Musi Banyuasin dan Gubernur Sumatera Selatan kompak meminta agar pemerintah daerah bisa mengalokasikan kewenangan guna mengelola sumur tua nan ilegal.
Hal ini dilakukan dengan skema Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru sebelumnya mengajukan niatan untuk melegalkan sumur -sumur tua tersebut. Upaya ini dilakukan guna memotok pemasok sekaligus pasar gelap penjualan minyak ilegal di Sumatera Selatan.
“Saya sudah sampaikan kalau kita berkomitmen memberantas ilegal driling, minimal marketnya kita tutup, dari hulu sampai hilir. Percuma saja kalau marketnya masih ada. Dan marketnya itu tidak di Provinsi ini. Kadang di Provinsi lain, bahkan di luar pulau yang Provinsinya berbeda,”kata Deru.
Deru menyarankan, pemerintah pusat mendelegasikan sebagaian kewenangan pengelolaan sumur minyak tua di Musi Banyuasin.
Sebab, selama ini pihak pemerintah daerah tidak memiliki kekuatan untuk mengatur kegiatan pertambangan minyak di Muba. “Kita ini hanya mengawasi . Apa yang kita awasi kalau kita jadi pengarah saja, melegalkan kita nggak punya kewenangan hanya mengusulkan, menutup juga melanggar,”ungkapnya.
Menurut Deru, ia telah memiliki strategi khusus, bila nantinya pemerintah daerah diizinkan untuk mengelola tambang minyak di Muba. Hal itu menurutnya sebagai salah satu upaya agar penambangan minyak tak dilakukan secara ilegal yang dapat merusak lingkungan.
“Kalau kita yang memberikan izin mengawasi, tentu kita akan bertanggung jawab sepenuhnya. Bukan saat ini tidak bertanggung jawab, tapi tidak ada orang lempar batu sembunyi tangan lagi, kita bisa langsung eksekusi, Tapi sekarang kito nak ngapo jadi pengarah bae,”jelasnya.
Kapolres Muba AKBP Alamsyrah Palupesy mengatakan, dalam hasil rapat Forum Group Diskusi (FGD) bersama Kapolda Sumsel dan Gubernur Sumsel serta Kementerian ESDM, akan ada revisi Peraturan Menteri (Permen) Nomor 1 tahun 2008 tentang pengelolaan sumur minyak.
Revisi itu diharapkan agar masyarakat kedepannya bisa mengelola sumur minyak melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang telah dibentuk.
Baca Juga: Medali Emas Sumsel di PON XX Papua Bertambah, Kalahkan Sumbar dan Jambi
“Masyarakat dimohon bersabar, jangan lagi melakukan ilegal driling karena akan dikenakan proses hukum,”kata Alamsyah.
Pemberantasan aktivitas minyak ilegal ini dibutuhkan komitemen bersama. Sehingga, kerusakan lingkungan dapat dicegah yang bisa merugikan masyarakat sendiri.
“Jangan hanya masyarakat saja yang dijadikan objek, karena menurut saya kegiatan ini sudah menjadi ekosistem, rantai makanan yang luas sekali,”pungkasnya.
Kontributor: Welly Jasrial Tanjung
Berita Terkait
-
Sumur Minyak Tua Ilegal Terbakar, Pemda Kurang Responsif Akibat Tak Punya Kewenangan
-
Sumur Minyak Tua Ilegal di Muba Masih Terbakar, Ini Kata Pertamina Jika Ingin Melegalkan
-
Sindikat Pengeboran Minyak Ilegal Terbongkar, Satu Pelaku Ditangkap
-
Sumur Tua dan Kuburan Katik Sangko, Daya Tarik Objek Wisata Pulau Angso Duo Pariaman
-
Innalillahi, Mak Erum Ditemukan Tewas di Dalam Sumur Tua di Tengah Hutan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda
-
Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh
-
Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka
-
Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor
-
PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi