SuaraSumsel.id - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada Minggu (17/8/2025) menjadi momentum istimewa bagi seluruh rakyat Indonesia, tak terkecuali bagi insan hulu migas di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Kantor Perwakilan SKK Migas Sumbagsel bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menggelar upacara bendera di empat lokasi berbeda secara serentak, mencerminkan semangat kebersamaan dan dedikasi pekerja migas yang tersebar di berbagai titik operasi.
Upacara digelar di Lapangan KKKS Sele Raya Belida, Kabupaten Muara Enim, yang dipimpin oleh Pengawas Utama Lifting Sumbagsel, Haswanto Jaya.
Di Kabupaten Musi Banyuasin, pelaksanaan upacara dipusatkan di Lapangan Medco E&P Rimau yang dipimpin oleh Koordinator Operasi Sumbagsel, Febryan. Sementara di Palembang, upacara berlangsung di Kantor Medco E&P Indonesia SSR, dipimpin oleh Kepala Departemen Forkom Sumbagsel, Safe’i.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah pelaksanaan upacara di tengah laut lepas, tepatnya di FSO 115 PetroChina Marine Terminal Off-Shore di Selat Berhala, Jambi.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Yunianto, memimpin langsung jalannya upacara. Momen ini menjadikan Sumbagsel sebagai satu-satunya perwakilan SKK Migas di Indonesia yang menggelar peringatan HUT RI di atas fasilitas laut lepas.
Pejuang Migas, Penerus Semangat Kemerdekaan
Dalam amanatnya, Yunianto mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah hasil perjuangan para pahlawan. Semangat yang sama, kata dia, harus terus dihidupi para pekerja hulu migas dalam menghadapi tantangan eksplorasi dan produksi energi.
“Apa yang kita perjuangkan saat ini dalam mencari cadangan migas, akan kita jadikan sebagai hadiah bagi generasi berikutnya,” ujar Yunianto penuh semangat.
Baca Juga: Bosan Lomba Biasa? Coba Tukar Kado Merdeka Modal Rp 20 Ribu, Dijamin Ngakak
Ia menegaskan bahwa pekerja hulu migas adalah “pejuang masa kini” yang berjuang bukan di medan perang, tetapi di lapangan migas, darat hingga laut. Komitmen terhadap kerja keras, kolaborasi, serta penerapan kesehatan dan keselamatan kerja menjadi bagian dari semangat kemerdekaan yang terus dikobarkan.
Momentum HUT ke-80 RI bukan sekadar seremoni, melainkan juga pengingat bahwa perjuangan bangsa tidak berhenti. Bagi SKK Migas Sumbagsel, perjuangan itu diwujudkan dalam menjaga ketahanan energi nasional.
“Dengan semangat kemerdekaan, saya mengajak semua insan hulu migas Sumbagsel untuk bergandeng tangan, bekerja keras, dan terus berkolaborasi. Semoga semangat ini mendorong kita meningkatkan kinerja, menyalakan optimisme, dan memastikan energi tersedia bagi generasi mendatang,” tutup Yunianto.
Upacara yang digelar di empat titik lokasi ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal batas ruang. Dari daratan Sumatera hingga laut lepas Selat Berhala, merah putih berkibar tegak, menegaskan bahwa pekerja migas adalah bagian penting dari perjalanan panjang bangsa menuju kemandirian energi.
Berita Terkait
-
Bosan Lomba Biasa? Coba Tukar Kado Merdeka Modal Rp 20 Ribu, Dijamin Ngakak
-
Mulai 1 Agustus, Minyak dari Sumur Rakyat Boleh Dijual ke Pertamina, Cuan Besar Menanti?
-
Muba Dapat Rp674 Miliar DBH Migas, 24 Sumur Eksploitasi dan 4 Proyek Baru Siap Digarap
-
Percepatan Eksplorasi Migas! Sele Raya Belida Tajak Sumur SA-3NF di Sumsel
-
Kisah Sukses UMKM Binaan PHE Jambi Merang di Hari UMKM Nasional 2024
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan
-
Apa Itu Senjata Rakitan Jenis Korek Api? Senjata yang Dipakai Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal
-
Saat HUT ke 80 Sumsel, Herman Deru Temui Massa Mahasiswa yang Demo Soal Transparansi Anggaran
-
Cara Melapor Jika Ada Pungli atau Titipan Saat SPMB 2026 di Palembang, Disdik Buka Kanal Pengaduan
-
Kampung Tua di Palembang yang Pernah Disinggahi Bung Karno Kini Jadi Lokasi Festival Kopi