SuaraSumsel.id - Pabrik pembuatan senjata api rakitan (senpira) di OKU Timur digerebek polisi. Saat digerebek, pabrik rumahan senpira yang berada di Dusun Umbul Sari, Desa Muncak Kabau, Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja, OKU Timur, ditangkap para pembuat.
Para pembuat yang menjadi tersangka ditangkap yakni RY (37) warga Desa Muncak Kabau, kecamatan BP Bangsa Raja, yang merupakan pembuat senpi rakitan dan kepemilikan narkoba.
Kemudian, RH (25) bersama PB (23), warga Desa Kalitawar, Kecamatan Buay Bahuga, Kabupaten Way Kanan, Lampung atas kepemilikan narkoba.
Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon penggerbekan tempat pembuatan senpi rakitan ini karena informasi dari masyarakat. Di desa tersebut, terdapat salah satu kediaman orang yang membuat senjata api rakitan.
Berkat informasi tersebut, pada Kamis (7/10/2021) sekitar pukul 17.00 WIB, tim Resmob Shadow Walet mulai melakukan penyelidikan.
Setelah mendapatkan data yang akurat, lalu anggota melakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap salah satu orang yang diduga membuat senpi tersebut.
Saat penggerebekan, ternyata benar dì kediaman tersangka RY, polisi menemukan alat-alat untuk membuat senpi.
“Saat kita grebek, tersangka RH dan PB duduk bersama sambil mengisap narkoba jenis shabu,” ucapnya, Minggu (10/10/2021).
Selain menangkap tiga tersangka, Tim Resmob Shadow Walet juga berhasil mengamankan sejumlah Barang Bukti (BB) dari tempat pembuatan senpi ini.
Baca Juga: Kasus Investasi DHD Farm di Sumsel, Korban Alami Kerugian Ratusan Miliar Rupiah
Adapun BB yang berhasil disita berupa, satu buah gerinda, dua buah alat bor, satu buah alat kikir, satu buah gulungan colokan kabel dan satu buah kompresor las, satu buah ragum.
Tersangka akan dìkenakan pasal 1 ayat (1) undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951.
Berita Terkait
-
Ditodong Pistol, Uang Nasabah Rp210 Juta di OKU Timur Dirampok
-
Gegara Jadi Kurir Senpira, Atlet Perbankin Ditangkap
-
Kebakaran, Kantor Desa Batumarta VI OKU Timur Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Heboh, Warga OKU Timur Dapat Bantuan Ternyata Uang Palsu
-
Bandit Pecah Kaca Beraksi di OKU Timur, Uang Nasabah Rp 147 Juta Raib
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera