SuaraSumsel.id - Sidang dugaan korupsi Masjid Sriwijaya makin membuka tabir mengenai pembangunan masjid yang digadang-gadang paling besar di Asia Tenggara ini.
Dalam sidang Selasa (29/9/2021), dengan menghadirkan mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin. Dalam kesaksiannya, Alex Noerdin sempat ditanya mengenai sosok Toni.
Sosok ini kemudian diketahui ialah yang menyalurkan dana kepada Alex Noerdin hingga sebesar Rp2,43 miliar.
"Bapak kenal siapa Toni? ,"tanya jaksa penuntut umum (JPU), Roy Riiadi kepada Alex saat sidang berlangsung secara virtual di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (28/9/2021).
"Siapa Toni?"jawab Alex. Jaksa Roy kemudian kembali bertanya kepada Alex soal nama tersebut.
"Saya bertannya kepada bapak," tanya Roy kembali.
Alex pun kembali menjawab pertanyaan jaksa tersebut.
"Saya juga nanya ke bapak, Toni itu siapa? saya tidak kenal,"tegas Alex.
Usai sidang Roy menyebutkan, penyidik menemukan bukti potongan kertas yang bertuliskan "untuk Sumsel satu " dengan nominal Rp2,34 miliar.
Baca Juga: Ustadz Abdul Somad ke Sumsel, Datangi Kampung Irjen Napoleon
Selain uang, terdapat juga dana penyewaan helikopter sebesar Rp300 juta atas orang bernama Toni.
Menurut Roy, aliran dana itu, nantinya akan dibongkar oleh tim penyidik pada sidang selanjutnya.
"Nanti akan kita buktikan,"kata Roy.
Kesaksian Alex Noerdin
Alex dalam kesaksiannya mengungkapkan, jika pembangunan masjid Raya Sriwijaya ini semula direncanakan berada di kawasan dekat Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.
Ssetelah melakukan beberapa kali kajian, lokasi tersebut terlalu jauh di luar kota Palembang.
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap, Suami Megawati Sumbang Masjid Sriwijaya Rp25 Juta per Bulan selama 2 Tahun
-
Disebut Terima Dana Masjid Sriwijaya Rp2,43 Miliar, Begini Kesaksian Alex Noerdin
-
Bersaksi di Sidang, Alex Noerdin Sebut Masjid Sriwijaya Bukan Sembarang Masjid
-
Mantan Ketua MK Jimly Asshidiqie Beri Kesaksian di Sidang Korupsi Masjid Sriwijaya
-
Alex Noerdin, Kasus Korupsi, dan Politik Partai Golkar Sumsel
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
-
Pemprov Sumsel Janji Pulihkan Lahan Bekas Karhutla dengan Bibit, Bagaimana Mekanismenya?
-
Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Apa Sanksi Berikutnya?
-
18 Konsesi Perusahaan Terdeteksi 10.411 Hotspot, Sejauh Mana Tindakan Pemerintah?