4. Mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho dan Evy Susanti (Juli 2015)
Pada tahun 2016, Gatot Pujo Nugroho dan Evy Susanti divonis tiga dan dua tahun enam bulan. Keduanya terbukti bersalah menyuap tiga hakim serta penitra di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan dan mantan Sekjen NasDem Patrice Rio Capella.
Suap tersebut dipakai untuk menyuap hakim atas kasus gugatan korupsi bantuan sosial yang diduga dilakukan Gatot. Atas suap itu, kasus itu pun terhenti. Namun, KPK berhasil mengendus kasus ini, hingga akhirnya menangkap tiga hakim dan satu pancatat atau peniteranya.
5. Mantan bupati Empat Lawang, Budi Antoni Aljufri dan Suzanna Budi Antoni (Juli 2015)
Sama seperti Wali Kota Palembang dan istri, pasangan bupati ini pun tersangkut kasus atas Ketua Hakim MK, Akil Mucthar. Kasus pasangan ini bermula dari kekalahan Budi Antoni dalam pemilihan Bupati Empat Lawang pada periode 2013-2018.
Budi dan pasangannya, Syahril Hanafiah tidak terima dan mengajukan permohonan dengan MK. Pasangan ini kemudian dihubungi anak buah Akil Mucthar. Terjadilah proses suap yang kemudian membatalkan rekapitulasi dan akhirnya memenangkan Budi Antoni.
KPK pun berhasil mengungkap kasus suap itu dan menyeret keduanya sebagai tersangka. Pengadilan menghukum pasangan ini dengan empat tahun dan dua tahun penjara dengan denda Rp 150 juta.
6. Mantan bupati Musi Banyuasin, Pahri Azhari dan Lucianty
Pasangan ini juga ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK atas dugaan suap pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Musi Banyuasin tahun anggaran 2014, dan Pengesahan APBD Musi Banyuasin tahun 2015.
Baca Juga: Lantik 5 Perwira Tinggi, Ini Penekanan Kapolri pada Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto
Majelis hakim tipikor menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada bupati, karena terbukti menyuap dalam pengesahana RAPBD Musi Banyuasin tahun 2015 dan LKPJ 2014.Sedangkan sang istri, Lucianty divonis 18 bulan penjara.
Vonis ini lebih ringan satu tahun dibandingkan tuntutan jaksa KPK. Lembaga antirasuah ini menuntut Pahri dengan empat tahun penjara dan sang istri selama dua tahun penjara, dengan denda Rp 150 juta subsider lima bulan kurungan.
Sama seperti mantan wali kota Palembang Romi Herton, Pahri Azhari pun sudah meninggal dunia.
7. Mantan Wali Kota Cimahi, Atty Surharti dan Lily Martiani Maddari (Desember 2016)
Pasangan Atty dan suami yang juga merupakan mantan Wali Kota Cimahi terjerat atas kasus korupsi suap dari pengusaha pada proyek Pasar Atas Cimahi, 2015.
8. Mantan Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti dan Lily Martiani Maddari (Juni 2017)
Tag
Berita Terkait
-
Ayo Move On! Ini Loh Hukumnya Seseorang yang Sering Memikirkan Mantan Menurut Buya Yahya
-
Istri Bongkar Kelakuan Suami saat Belanja di Mal, Publik Curigai Hal Ini
-
Viral Detik-detik Istri Ungkap Kabar Kehamilan, Reaksi Suami Bikin Ikut Haru
-
Sudah Zona Oranye, Wali Kota Palembang Usulkan Mal Dibuka
-
Tak Hanya Konsultasi ke Dokter, Ini Lima Tips Menaikan Gairah Seks Pasangan Suami Istri
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Rutin Menabung di Bank Sumsel Babel, Camat di Belitung Timur Ini Tak Sangka Raih Rp550 Juta
-
Kabel Tower Telkomsel Dicuri di OKU Selatan, Kenapa Infrastruktur Telekomunikasi Mudah Dibobol?
-
Perumahan Baru di Palembang Terus Bermunculan, Kenapa Jaringan Listrik Masih Jadi Keluhan?
-
Tari Perang Menteng, Hidupkan Kembali Perlawanan Palembang Melawan Belanda di Benteng Kuto Besak
-
Slank Puji Penonton Palembang, Konser HS Hey Slank Tetap Kondusif Meski Membludak