SuaraSumsel.id - Kasus gratifikasi atau pemberian fee atas proyek pembangunan infrastuktur APBD 2019/2020 berbuntut panjang. Setelah menyeret pasangan bupati, wakil bupati, ketua DPRD, maka kini menyeret 25 anggota DPRD lainnya.
Di persidangan dengan agenda sidang lanjutan dugaan korupsi gratifikasi 16 paket proyek pada Dinas PUPR Kabupaten Muaraenim, terungkap keterangan saksi Elfin Mz Muchtar dan Robi Okta Pahlevi. Sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Kamis (26/8/2021).
Saksi terpidana Elfin MZ Muchtar dicecar pertanyaan terkait keterlibatan anggota DPRD oleh Majelis Hakim Sahlan Effendi.
Saksi terpidana Elfin dengan detail menjelaskan jika pembagian fee dilakukan kepada bupati Ahmad Yani sebesar 15 persen. Sementara 10 persen untuk wakil bupati dan 25 anggota DPRD Muaraenim.
“Untuk anggota DPRD itu ada yang Rp200 juta, tapi untuk detailnya saya lupa,” ujar saksi terpidana Elfin.
Atas pengakuan itu, majelis hakim memerintahkan JPU KPK RI, Rikhi B Maghaz menindaklanjuti dan memeriksa anggota DPRD Muaraenim.
“Coba perkara ini diselesaikan sampai ke akar-akarnya,” singgung hakim kepada jaksa KPK RI.
JPU KPK RI Rikhi B Maghaz mengatakan jika pesan dari majelis hakim terkait 25 anggota DPRD tersebut akan disampaikan kepada pimpinan KPK.
Baca Juga: Kapolda Sumsel Dicopot, IPW Ungkit soal Donasi Bodong Rp 2 Triliun
Tag
Berita Terkait
-
Heboh Video Istri Memohon dan Menyembah sama Pelakor, Netizen Geram
-
18 Tahun Digarap, Lahan Warga Sugihan Muara Enim Digusur PT MHP
-
Terungkap, Mantan Bupati Muara Enim Juarsah Butuh Rp 2,5 M buat Kampanye Istri
-
Terbatas Sarana Sekolah Daring, Ponpes di Muaraenim Gelar Belajar di Bawah Pohon Sawit
-
Bersihkan Desa dari Pandemi, Warga Gelar Sedekah Adat Mbatur Puyang
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel