Anwar pun mengungkapkan, jika sepengatahuan ia, terdapat peraturan yang membatasi penarikan uang dari perbankan di Singapura.
"Ada batasan, dari cerita teman-teman di Singapura. Jika pun uang Rp 2 triliun mau diambil, butuh waktu lama, mungkin berpuluh tahun. Batasan pengambilan uang di perbankan Singapura, sekitar 20.000 US sehari, kalo tidak salah," beber Anwar Fuadi.
Ia pun sempat menyinggung, jika Helmy Yahya sempat bertanya mengenai sosok Akidi Tio pada dirinya, termasuk nasib uang Rp 2 triliun tersebut.
"Kan banyak juga yang membahasnya, kito ketawo (tertawa) bae (saja)," aku Anwar Fuadi.
Meski demikian Anwar Fuadi menyebut banyak pengusaha Tionghoa Palembang yang berhasil di Jakarta. Salah satunya, Aguan.
"Asal Palembang (Thionghoa), yang berhasil di Jakarta banyak. Mereka juga membantu masyarakat Palembang, Sumatera Selatan juga banyak meski tidak diumbar-umbar. Orang Tionghoa tetap ingat Palembang, dan dak pacak (tidak bisa) melupakan Palembang, meski sudah berhasil di Jakarta dan lainnya," ungkap Anwar Fuadi.
Sementara Helmy Yahya pun mengakui jika dia pun sempat bertanya pada Anwar Fuadi karena rasa penasaran sosok Akidi Tio ini.
Akidi Tio
Namanya populer sejak 26 Juli 2021. Namanya tertulis di papan pemberian donasi berjumlah fantastik Rp 2 triliun. Nama Akidi Tio kemudian menjadi terkenal dan terus jadi perbincangan publik, hingga hingga kini donasi Rp 2 triliun tersebut tidak pernah teralisasi.
Baca Juga: Pasien COVID 19 Sumsel Sembuh Meningkat, Keterisian RS Menurun
Pembacaan makamnya Akidi Tio lahir di Guangdong Cina, 1920. Ia memiliki delapan anak, dan belasan cucu. Ia sudah meninggal tahun 2009 lalu.
Tag
Berita Terkait
-
Pusingnya Polisi Tetapkan Status Anak Akidi Tio, Panggil Saksi dan Gelar Perkara Ulang
-
Rumah Terus Dijaga, Kenapa Polisi Tak Periksa Anak Akidi Tio padahal Terlapor?
-
Nasib Kapolda Sumsel akan Diputuskan Kapolri Usai Terima Laporan Pemeriksaan Tim Internal
-
Penyidik Polda Sumsel Gelar Perkara Kasus Sumbangan Rp 2 T, Heryanti Bakal Dijemput Paksa
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban