Saat ini, baik vaksin COVID 19 dosis pertama dan kedua tersedia di seluruh puskesmas di Ogan Ilir.
Seharusnya, ditegaskan dia, pihak puskesmas menjelaskan jika bukan vaksin COVID 19 yang habis, hanya metode pemberian vaksin yang lebih diatur berdasarkan paket vaksin.
"Iya seperti ini memang sering dikeluhkan masyarakat Jadi begini, untuk vaksin COVID 19 dosis pertama ini kan ia sistem 1 paket, 1 vial. Dalam satu vial itu ada 10 vaksin COVID, jadi ketika dipaksakan diberikan pada masyarakat yang belum cukup 10 orang, maka kemungkinan vaksin COVID 19 dosis pertama akan tersisa," terang ia saat dihubungi Suara.com.
Dengan pertimbangan khawatir banyak vaksin COVID 19 dosis pertama tersisa banyak, maka pihak puskesmas memilih mengundur pelayanan vaksin COVID 19 sampai pada keesookan harinya.
"Misalnya yang butuh dosis pertama itu, empat orang, maka enam dosis vaksin COVID 19, dipastikan terbuang, jadi agar vaksin COVID 19, 1 vial terpakai semua, mereka menunggu yang mau disuntik sebanyak 10 orang," beber Hendra.
Memang, hal seperti ini seharusnya dijelaskan kepada masyarakat bukan malah mengatakan vaksin COVID 19 habis.
"Apalagi sebelum divaksin, masyarakat juga diminta menunggu untuk diperiksa, butuh waktu yang hingga 15 menitan. Dokter memeriksa apakah layak vaksin atau tidak," ujar Hendro yang menyayangkan layanan vaksin yang dikeluhkan masyarakat dan menyatakan vaksin COVID 19 habis.
"Stoknya ada di Ogan Ilir, ada semua di puskesmas," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Cek Fakta: Viral Video Polisi Hancurkan Mobil Warga yang Tak Bersalah, Ini Faktanya
-
Terungkap Jaringan Judol Kamboja di Palembang, 2 Mahasiswa Kelola 200 Akun Facebook
-
Proyek Rumah Limas Tak Pernah Ada, ASN Palembang Didakwa Tipu Korban Rp233 Juta
-
Malam Mencekam di OKU Selatan, Jembatan Gantung Putus dan Lukai 9 Warga
-
Rumah Ditinggal ke Palembang, Emas 23 Suku Milik ASN di Ogan Ilir Raib Digondol Maling