SuaraSumsel.id - Sejumlah daerah di Sumatera Selatan diprakirakan mengalami musim kemarau pada pertengahan Agustus hingga September 2021. Hal ini dipicu dengan berakhirnya fenomena Madden Julian Oscilliation (MJO) yang menghilangkan potensi hujan.
Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (SMB II) Sinta Andayani mengatakan, secara statistik geofisika bulan Agustus hingga September 2021 diprediksi tidak terjadi hujan dalam satu bulan penuh.
Sehingga beberapa wilayah mengalami peningkatan suhu udara hingga 33-35 derajat Celcius dan kecepatan angin 20 km/jam yaitu Kota Palembang, Prabumulih, Kabupaten Ogan Ilir, Musi Rawas, Musi Banyuasin dan Banyuasin.
"Tidak akan ada hujan, matahari akan bersinar terik sepanjang hari, air menyusut dan tanah menjadi gersang,” katanya, Sabtu (24/7/2021).
Faktor yang menyebabkan musim panas sebulan tersebut karena massa udara kering yang berhembus dari Benua Australia telah sampai di wilayah Indonesia bagian barat.
Dengan kondisi tersebut masyarakat mesti waspada dan mengantisipasi terjadi kekeringan yang semakin parah, yakni dengan menghemat penggunaan air atau membuat penampungan tambahan.
"Khususnya tidak membakar sembarangan, sebab beberapa wilayah sudah timbul titik api menjadi kebakaran yang sulit dipadamkan karena kekeringan,” ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Simpan Iga Sapi? Bisa Coba Resep Pindang Tulang Palembang
-
Tidak Punya AC? Ini 5 Tips Agar Tetap Merasa Sejuk saat Musim Kemarau!
-
Tingkatkan Produksi Oksigen, Perusahaan di OKI Bantu Atasi Kekurangan Oksigen
-
Ibu Rumah Tangga di OKU Meninggal karena COVID-19
-
Karyawan Hotel dan Restoran di Sumsel Banyak Belum Divaksin COVID-19, Ini Langkah PHRI
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap