SuaraSumsel.id - Suku Mapur atau Suku Lom, salah satu suku tertua di Pulau Bangka, Kepulauan Bangka dan Belitung. Suku ini punya pantangan, untuk menghitung jumlah penyakit, atau keluarga yang meninggal dunia.
Hal itu dinyakini akan menambah penyakit lainnya atau jumlah mereka yang meninggal dunia.
“Mungkin kita sekarang ini mengumumkan mereka yang menjadi korban (terpapar) Corona atau yang meninggal dunia, sehingga Corona ini terus menyerang kita (Indonesia),” kata Sukardi (51), Tokoh adat Dusun Tuing, Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, yang masih keturunan Suku Mapur, Minggu (11/07/2021) lalu.
Dahulu, kata ia, para orangtua Suku Mapur sangat melarang seseorang menghitung terkait penyakit atau kematiananggota keluarga, misalnya menghitung orang sakit, jumlah penyakit, serta jumlah orang yang meninggal dunia.
“Kami percaya jika kita menghitung demikian itu, sama dengan mendahului kehendak Tuhan. Sakit dan meninggal dunia itu merupakan hak Tuhan. Kalau mendahului hak Tuhan, maka Tuhan bisa membuktikan yang tidak kita perkirakan. Sebaiknya, kita terus berusaha berobat dan berdoa,” katanya.
Selain itu, suku Mapur juga harus percaya jika semua penyakit memiliki obatnya. “Kecuali musibah. Semua tanaman di muka bumi dapat dijadikan obat,” kata ia.
Sukardi menyinggung terkait kebijakan Pemerintah mengumumkan pasien Covid-19 di media massa dan media sosial.
“Sebaiknya jumlah pasien Corona termasuk yang meninggal dunia janganlah diumumkan. Justru terus dikabarkan bagaimana caranya menghindari corona, vaksin, atau adanya kemungkinan makanan atau minuman yang dijadikan obat Corona,” katanya.
Sebagai informasi, sejumlah suku tua di Pulau Bangka, seperti Suku Mapur, Suku Jerieng, Suku Maras, dan lainnya, juga berpengetahuan pengobatan herbal yang memanfaatkan flora dan fauna di hutan.
Kontributor : Humaidy Kenedy
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Sambut 2026, BRI Berharap Bisa Take-Off dan Bertumbuh dalam Jangka Panjang
-
BRI Dukung Pembangunan Rumah Hunian Danantara untuk Ringankan Penderitaan Masyarakat
-
6 Fakta Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen UMP yang Kini Dilaporkan ke Polisi
-
Cek Fakta: Viral Klaim BMKG Deteksi Ancaman Squall Line Malam Tahun Baru, Benarkah?
-
Sepanjang 2025, Transformasi BRI Berbuah Kinerja Solid dan Kontribusi Nyata untuk Negeri