Namun Suryati bingung dan masih bertanya-tanya, kalau nanti anaknya dirujuk oleh pihak puskesmas ke rumah sakit atau ke rumah sakit palembang, apakah tetap gratis dan dirinya juga tidak mempunyai biaya untuk makan minum saat menunggu anaknya dirawat.
“Tadi Pak Lurah dengan Pak RT 02 datang memberikan surat ini untuk berobat gratis. Besok kami mau membawa anak kami ke puskesmas, Namun saya takut nanti dirujuk ke Palembang. Nah apa masih gratis. Sebab jangankan mau bayar rumah sakit, biaya untuk menunggu anak saya dirawat saja, saya tidak punya uang,” jelasnya kebingungan.
Dirinya berharap, ada para dermawan yang mau membantu untuk penyembuhan penyakit yang diderita anaknya hingga sembuh.
“Kami sangat berharap dan berterima kasih kalau ada para dermawan yang ingin membantu untuk kesembuhan anak kami,” harapnya.
Sementara Jebri (32), tetangga Ema menjelaskan penyakit yang diderita tetangganya itu sudah kurang lebih tiga bulan lama, hanya saja baru baru ini kondisinya semakin memburuk.
“Ema itu sudah lama sakit. Baru kemarin-kemarinlah penyakitnya semakin parah. Mungkin sudah tidak tertahan lagi, selain sesak napas, berjalan pun juga susah, dan perutnya juga membesar, kakinya membengkak, kasihan lihatnya, Apalagi suaminya sudah pergi tidak mau mengurusinya lagi,” kata Jebri
Kalau dilihat kondisinya saat ini, kalau tidak ditangani dengan cepat, besar kemungkinan penyakit yang dideritanya semakin memburuk.
“Bukannya kita mendahului yang maha kuasa, kalau lihat kondisinya sekarang sudah tidak enak dilihat lagi,” tuturnya.
Baca Juga: Ini Alasan GOPK Tolak Penerapan Ganjil Genap di Sumsel
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi