SuaraSumsel.id - Mobil pick up bernomor polisi BD 9986 NC menabrak pagar sekolah dasar (SD) di Desa Pulau Makmur, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Sabtu (29/5), namun tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.
Di hadapan penyidik, sang supir mengaku melihat bayang-bayang orang menyebrang jalan, dan akhirnya langsung membanting setir kendaraan ke kiri bahu jalan dna menabrak pagar sekolah.
“Mobil Grand Max berwarna hitam ini menabrak pagar sekolah di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di daerah ini, Sabtu pagi,” kata Kepala Kepolisian Resor Mukomuko AKBP Andy Arisandi dalam keterangannya di Mukomuko, seperti dilansir dari ANTARA.
Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko menerima laporan mobil Grand Max bernomor polisi BD 9986 NC menabrak pagar sekolah dasar di Desa Pulau Makmur dari Polsek Mukomuko Selatan.
Ia menyebutkan, identitas pengemudi Mobil Grand Max warna hitam, yakni Firmanto (25), warga Desa Air Bikuk, Kecamatan Pondok Suguh, dan dua penumpang mobil Siswanto (18) dan Suryo (20).
Akibat kejadian tersebut, Firmanto mengalami bengkak, memar paha kaki kanan, dan Suryo mengalami luka robek bagian kepala kiri depan, lecet siku tangan kiri, sehingga korban dirujuk ke Rumah Sakit M Yunus Bengkulu.
Dia mengatakan, kronologis kecelakaan terjadi pada saat mobil Grand Max warna hitam yang dikendarai oleh Firmanto melaju di Jalan Lintas Sumatera yang menghubungkan Bengkulu dengan Sumatera Barat, tepatnya di jalan tikungan Desa Pulau Makmur, Kecamatan Ipuh.
Ia mengatakan, kendaraan yang mengalami kecelakaan tunggal tersebut dilengkapi dengan pelat nomor, namun tidak membawa surat-surat kendaraan seperti STNK dan identitas lainnya.
Dia mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh anggota polisi, yakni mengamankan barang bukti kendaraan yang mengalami kecelakaan tunggal dan korban dirujuk di Rumah Sakit M Yunus Bengkulu. (ANTARA)
Baca Juga: Ngaku Dapat Bisikan Gaib, Pelaku Penikaman Jemaah Masjid di Sumsel Serahkan Diri ke Polisi
Berita Terkait
-
Kelewat Unik, Desain Celana Jeans Ini Viral Bikin Publik Gagal Paham
-
Model Celana Jeans Ini Nyeleneh Banget, Bikin Kaki Kayak Korban Mutilasi
-
Pecah Ban Lalu Terguling, Mobil Pick Up Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek
-
Bikin Pusing! Efek Ilusi Optik, Pasangan Ini Malah Dikira Tukaran Tubuh
-
Bukan Photoshop, Ini Penjelasan di Balik Foto Kapal Melayang di Atas Lautan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang