SuaraSumsel.id - Sejak diaktifkan pada 12 Mei lalu, atau sudah lebih dua pekan terakhir, Wisma Atlet Jakabaring di Kota Palembang sudah merawat sebanyak 33 kasus konfirmasi positif COVID-19.
Jika dibandingkan dengan okupansinya, masih di bawah 20 persen dari total 180 tempat tidur tersedia.
Sekretaris Dinas Kesehatan Sumatera Selatan dr. Trisnawarman mengatakan 33 kasus tersebut terdiri dari para pemudik yang terjaring saat operasi penyekatan arus mudik dan warga Sumsel dari berbagai daerah.
"Kasus yang dirawat cenderung meningkat saat ini, karena kasus harian juga sedang naik-naiknya," ujarnya seperti dilansir ANTARA, Sabtu (29/5/2021).
Menurut ia, setiap hari petugas Wisma Atlet di tower delapan terus menerima kasus baru sejak dibuka pada 12 Mei 2021, kasus yang masuk merupakan kasus non-gejala (asimptomatik) dan pasien bergejala ringan (simptomatik).
Kasus-kasus asimptomatik saat ini ikut dirawat di wisma atlet karena berpotensi menularkan COVID-19 jika melakukan isolasi mandiri di rumah, terutama jika terdapat usia rentan di rumah.
Ia menjelaskan penanganan kasus-kasus di Wisma Atlet mengandalkan 44 petugas mulai dari sopir, perawat, dokter serta ditambah para relawan.
Selain itu ia juga menyatakan pembiayaan kasus di Wisma Atlet Jakabaring sepenuhnya ditanggung APBD Pemprov Sumsel, sehingga pasien yang dirawat tidak perlu mengeluarkan biaya apapun.
"Pembiayaan penuh bentuk tanggung jawab Pemprov Sumsel dalam menuntaskan kasus COVID-19," kata dia menambahkan. (ANTARA)
Baca Juga: Ngaku Dapat Bisikan Gaib, Pelaku Penikaman Jemaah Masjid di Sumsel Serahkan Diri ke Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang