SuaraSumsel.id - Pengembangan destinasi wisata Pulau Kemaro mendapatkan penolakan dari sejumlah pihak, terutama sejarawan.
Mereka menilai Kawasan Pulau Kemaro lebih identik dengan budaya Kesultanan. Sementara, Pemerintah Kota Palembang telah memiliki konsep Bandar Sriwijaya, yang pengembangannya mirip wisata Ancol di Jakarta.
Bandar Sriwijaya diartikan sebagai upaya menampilkan keseluruhan budaya yang pernah hadir di bumi Sriwiyaya, Palembang.
Menanggapi ini, Seketaris Daerah (Sekda) kota Palembang, Ratu Dewa menilai masih perlu ada upaya pembahasan bersama.
Dikatakan Ratu Dewa, berbagai kelompok masyarakat memang memberikan argument mengenai asset Pulau Kemaro. Perbedaan argumentasi masih dapat diselesaikan dengan membahas bersama, sehingga masing-masing pihak bisa memberikan data, informasi dan dokumentasi.
“Pemerintah kota, dan institusi lain bisa membahasnya. Jika tidak tercapai kesepakatan muara keadilan, maka nanti ke pengadilan,” ungkap Ratu Dewa, Senin (29/3/2021).
Ia menambahkan, pihaknya juga sedang berupaya melakukan pendekatan sembari masing-masing pihak memperkuat data dari pihak yang mengklaim Pulau Kemaro.
“Pemerintah melakukan upaya pengelolaan Pulau Kamaro, dan selalu menginginkan selalu ada perkembangan (progress),” kata ia.
Saat ini, Pemerintah Kota Palembang masih melakukan pengukuran lahan sebagai aset di Pulau Kemaro, karena ada juga yang ditempati oleh masyarakat.
Baca Juga: BI Sebut Ekonomi Sumsel Terkendali Jelang Ramadan
“Sesuai konsep yang ditawarkan Pak Walikota akan membuat seperti taman hiburan ancol seperti di Jakarta, konsepnya bandar Sriwijaya,” pungkas ia.
Kontributor: Fitria
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Gegara Limbah, 3 Pabrik Tahu di Palembang Disegel, Belasan Usaha Lain Jadi Sorotan
-
Viral Siswi SMP di Palembang Dijambak dan Ditendang Gegara Berebut Siswa Laki-laki, Aksinya Direkam
-
BRI Buka Akses Investasi ORI030 dengan Imbal Hasil Kompetitif hingga 7,00%