SuaraSumsel.id - Seorang ibu muda, ES di Banyuasin, Sumatera Selatan sungguh malang. Ia pun mengadu menjadi korban dirudapaksa (perkosa) oleh kakak iparnya.
Namun bukannya turut membela, sang suami tidak percaya dan malah menyalahkan istrinya.
Melalui kuasa hukum korban Dedi Junaidi SH mengatakan laporan tersebut telah dibuat guna menindaklanjuti kejadian rudapaksa berkali-kali yang ia alami. Rudapaksa dialami sejak bulan November tahun lalu.
"Dari pengakuan korban, ia menjadi korban pemerkosaan atau rudapaksa oleh kakak iparnya dengan ancaman pemerkosaan sudah lima kali, karena korban trauma berat sehingga baru sekarang membuat laporan," kata kuasa hukumnya, Selasa (23/3/2021).
Laporan ES sudah diterima pihak kepolisian, namun laporan itu dinilai tidak memenuhi unsur sehingga dhentikan kasusnya.
"Pengaduan korbannya tidak ada bukti yng mendasar cukup dan bukti dengan hasil visum tidak terjadi pemerkosaan. Korban ES ternyata masih di bawah umur. Ia merupakan kelahiran tahun 2003, namun usianya dituakan menjadi 1999 agar bisa menikah saat itu," terang ia.
Dedi dan pihak kepolisian pun berupaya untuk memeriksa kejiwaan korban.
Kontribusi: Andika
Baca Juga: E-Tilang Sumsel Mulai Diuji Coba, Denda Bisa Menumpuk saat Bayar Pajak
Berita Terkait
-
Miris! ES 7 Kali Digagahi Kakak Ipar, Lapor Ke Suami Malah Tak Dipercaya
-
Kesenian Lisan Andai-Andai Muba Diusulkan Jadi Warisan Budaya Nasional
-
Tega! Ibu Muda Cekik dan Buang Bayi Sendiri ke Tong Sampah
-
Tak Pakai Jilbab saat Kakak Bertamu, Ibu Muda di Palembang Dianiaya Suami
-
Sidik Korupsi Uji Tera, Kejaksaan Amankan 4 ASN dan Geledah Kantor
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Petani Buah Naga Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI
-
Sungai Lematang dan Lengi Meluap, Ratusan Warga Muara Enim Terdampak Banjir
-
BRI Gandeng BP Batam & Kemenkop: Akses Pembiayaan UMKM di Zona Perdagangan Bebas Makin Mudah
-
Program Klasterku Hidupku BRI Dorong Petani Buah Naga Banyuwangi Naik Kelas
-
Perkuat Investasi Daerah, BRI Gandeng BP Batam, BKPM, dan Kementerian UMKM