SuaraSumsel.id - Pemerintah daerah hendaknya mendorong koridor bagi gajah Sumatera dan satwa - satwa yang dilindungi lainnya. Dorongan ini juga disampaikan oleh salah satu lembaga lingkungan hidup, Jejak Bumi Indonesia (JBI).
JBI menekankan agar pemerintah daerah, terutama di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mendorong terbentuknya koridor gajah Sumatera.
Pendiri JBI Ogan OKU Hendra Setyawan mengatakan bahwa habitat gajah sumatera di Kabupaten OKU Selatan kian menyempit sehingga mamalia besar itu sering masuk ke area perkebunan dan permukiman penduduk.
"Berdasarkan data jumlah gajah di OKU Selatan yang tersebar di kawasan Suaka Marga Satwa, Gunung Raya, dan Hutan Lindung Mekakau-Saka saat ini lebih dari 100 ekor gajah," katanya.
JBI mendorong pemerintah daerah menyiapkan lahan khusus untuk konservasi satwa dilindungi, termasuk Gajah Sumatera.
"Apakah itu hutan lindung atau lahan lainnya untuk dijadikan pusat konservasi satwa yang dilindungi," kata ia.
JBI pun mendukung upaya untuk membangun kesadaran masyarakat di daerah Hutan Lindung Mekakau-Saka, SM Gunung Raya, Kabupaten OKU Selatan, guna menjaga kelestarian hutan dan satwa-satwa dilindungi. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral
-
Sambut Bulan Energy & Loss 2026, Kilang Plaju Perkuat Budaya Efisiensi Energi Berbasis Digital
-
Fee Proyek 45 Persen Terungkap di Sidang, Inikah Penyebab Pembangunan Palembang Disorot?
-
PTBA Sulap Perayaan HUT RI Jadi Panggung UMKM dan Produk Budaya Lokal di Muara Enim
-
Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg