SuaraSumsel.id - Badan Narkotiba Nasional (BNN) dan BNN Sumatera Selatan mengamankan 171 kg sabu dan ribuan pil ekstasi di Perairan Sumatera Selatan.
Selain sabu dan ekstasi, BNN juga diketahui mengamankan dua tersangka warga Banyuasin, Sumatera Selatan. Mereka adalah Syahrir alias SH (35), warga jalan Pangeran Ayin Palembang, dan Pamesangi alias PS (52), warga Desa Gilirang, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin.
Keduanya tengah diperiksa intensif guna mengejar jaringan pelaku lainnya.
Kuat dugaan, peredaran narkoba yang berhasil dibongkar ini ialah jaringan internasional. Informasinya, kasus peredaran narkoba ini berhasil dibongkar berdasarkan hasil informasi dari warga yang menyatakan akan masuk narkotika dalam jumlah besar dari perairan Malaysia ke Sumatera Selatan, melalui jalur laut.
Informasi itu langsung ditindaklanjutin BNN dengan melakukan penmburuan di lokasi yang diduga akan dilalui. Alhasil, peredaraan tersebut berhasil dibongkar.
Diketahui, 171 kg sabu dibungkus pada karung merah putih, ember cat sedangkan ribuan pil ekstasi dikemas pada 43 kantong.
Penangkapan terjadi di Dusun 3 Desa Giliran Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin. Desa ini memang dikenal masih sepi penduduk sekaligus tidak terdapat sinyal telekomunikasi.
Kabid Brantas BNNP Sumsel memastikan jumlah narkoba yang berhasil diamankan masih dihitung. Sabu-sabu dipastikan seberat 171 kilogram, sedangkan ribuan pil ekstasi masih dimasukkan pada 43 kantong.
"Dua pelaku masih diperiksa karena mengejar target lainnya. Itu narkoba juga masih dihitung, karena kemasannya semua masih dibungkus kantong-kantong besar," ujarnya dihubungi Suarasumsel.id, Miggu (24/1/2021).
Baca Juga: Kabur ke Sumbar, Pelarian Pelaku Cabul Terhenti di Tangan Polisi
Kini, BNN masih fokus pada pengejaran pelaku-pelaku lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera