SuaraSumsel.id - Manajer sekaligus pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tetap menjaga kebugaran usai karantina. Lelaki asal Korea Selatan itu bahkan memberi sinyal kepada para pemain Timnas Indonesia senior untuk bersiap-siap.
Lewat media sosial Instagram @shintaeyong7777, manajer sekaligus pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, bersama stafnya mengisi waktu luang disaat tak ada training camp (TC).
Pelatih asal Korea Selatan itu telah selesai menjalani karantina mandiri, selepas pulang dari Spanyol bersama skuat Timnas Indonesia U-19 untuk menjalani TC.
Latihan yang dilakukan Shin Tae-yong ini berupa penguatan otot dengan materi yang diberikan oleh asistennya Lee Jae-hong, selaku pelatih fisik tim nasional Indonesia.
"Setelah selesai karantina, membuat badan fit bersama para pelatih. Lumayan capek," tulis Shin Tae-yong dikutip dari akun Instagramnya, Rabu (20/1/2021).
Adapun di akun Instagram Lee Jae-hong, tak hanya memperlihatkan ia dan Shin Tae-yong latihan.
Lee memberi sinyal bahwa tim pelatih Timnas Indonesia menginginkan para pemain turut mempersiapkan diri sebelum dikumpulkan.
Memang, pada Februari 2021, PSSI berencana akan kembali mengadakan TC untuk Timnas Indonesia senior.
Lee berharap pemain yang nantinya dipanggil dalam keadaan siap sehingga TC berjalan dengan baik.
Baca Juga: Sutan Zico Terpinggirkan dari Timnas U-19, FP: Sebenarnya Striker Bagus
"Staf pelatih mencoba menjaga kebugaran tubuh kami lewat sesi latihan fisik yang saya buat," kata Lee di instagramnya @rogerio2026a.
"Dalam sesi latihan, pelatih kepala kami melakukan upaya 100 persen dan yang lain juga melakukan."
"Benar bahwa pelatih kami menunjukkan usahanya kepada pemain sebelum pemusatan latihan."
"Dan juga berharap para pemain kami mempersiapkan diri dengan baik untuk pemusatan latihan yang akan datang. Sangat menantikan melihat pemain dalam kondisi bagus," tambahnya.
Seperti diketahui Timnas Indonesia senior akan berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.
Skuat Garuda akan bertandang ke Thailand pada 25 Maret, sebelum menjamu Uni Emirat Arab (UEA) lima hari setelahnya.
Berita Terkait
-
Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel
-
Mangkir Lagi, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Fitri Assiddikki di Kasus CSR BI-OJK
-
Momen Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman di Istana Merdeka
-
Komnas HAM Soroti Lambatnya MBG di Perbatasan, Angka Stunting di Sanggau Justru Naik
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi
-
Terbang ke Kuala Lumpur Kini Lebih Mudah, AirAsia Tambah Penerbangan dari Palembang