SuaraSumsel.id - Setelah dihajar imbal hasil obligasi AS yang melonjak tinggi, harga emas dunia terpantau melemah tajam pada perdagangan akhir pekan lalu.
Mengutip CNBC, Senin (11/1/2021) harga emas di pasar spot sempat ke level terendah 1.828,36 dolar AS dan terakhir turun 3,6 persen di harga 1.843,06 dolar AS per ounce. Emas berjangka AS turun 4,1 persen menjadi 1.835,40 dolar AS.
"Emas mengalami pergeseran fundamental yang besar bagi banyak investor dan mereka mulai meninggalkan perdagangan safe haven," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.
Kontrol Demokrat terhadap Senat AS telah menaikkan spekulasi gelontoran stimulus besar, mengangkat imbal hasil obligasi tenor 10 tahun ke level tertinggi sejak Maret.
Beberapa analis juga menyebut, beberapa investor juga mengalihkan dananya ke Bitcoin, yang telah mencatatkan peningkatan harga yang fantastis.
Harga perak turun 7,3 persen ke harga 25,14 dolar AS per ounce, setelah jatuh sebanyak 9,8 persen. Sementara paladium turun 2,6 persen menjadi 2.356,23 dolar AS per ounce.
Kedua logam tersebut menghadapi minggu terburuk sejak November. Platinum merosot 5 persen menjadi 1.060,87 dolar AS mengurangi penurunan 6,2 persen sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Prima Salam Dirawat di RSPAD, Ratu Dewa Buka Suara soal Isu Rehabilitasi Narkoba
-
Muhamad Suryadi Pimpin Bank Sumsel Babel, Fokus Perkuat Kepercayaan, Digitalisasi, dan UMKM
-
Edison Jadi Tersangka KPK, NasDem Sumsel Langsung Tegaskan: Bukan Kader Kami
-
Mengapa Keponakan Edison Ikut Jadi Tersangka? Ini Peran Adi Triadi dalam Kasus Suap Muara Enim
-
Selain Rp2 Miliar, KPK Temukan Rekening Nomine atas Nama OB dalam Kasus Bupati Edison