SuaraSumsel.id - Aksi Eko Saputra yang mengaku sebagai polisi satuan narkoba di Palembang, Sumatera Selatan harus berakhir. Setalah berhasil diamankan, Eko warga Bagus Kuning Palembang ini mengaku sudah 15 kali memeras warga dengan sok sok an mengaku sebagai polisi.
Aksinya pun ini dilengkapi dengan masker yang berlogo Polri yang diberlinya di pasar tradisional.
Pelaku Eko yang dikenal dengan panggilan Eep ini mengelar aksi dengan mengaku sebagai polisi lalu menggeledah harta milik korban.
Dari aksi itu, beberapa yang diamankan seperti motor, uang, hingga dompet korban.
"Pelaku ini mendatangi calon korban. Menggenalkan diri sebagai polisi satuan narkoba yang memeriksa korban. Para korban diperiksa hingga diambil hartanya secara paksa. Pelaku langsung melarikan diri, setelah mendapatkan motor dan dompet," ujar Kapolrestabes Palembang Kombes Anom, Kamis (17/12/2020).
Dalam aksinya, Eko yang keseharian bekerja sebagai pedagang ini melakukan aksinya seorang diri. Di hadapan polisia, ia sudah 15 kali memeras warga Palembang yang rata-rata berada di kawasan publik, seperti BKB, Monpera, stadion Kamboja,
"Awalnya pura-pura nanya STNK, lalu periksa uang dan motor. Kita amankan di rumahnya tanpa perlawanan di Jalan Kopral Paiman, Lorong Budiman, Bagus Kuning," pungkas Anom.
Tersangka Eko mengaku uang dan perolehan perampasan digunakan untuk berjudi.
"Iseng aja pak melakukannya, lagi perlu uang," katanya.
Baca Juga: Sungai Musi Palembang Kian Dangkal, PT. Pusri Sebut Dumai Lokasi Alternatif
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban