SuaraSumsel.id - Siapa yang tidak kesal, saat seorang anaknya mendapatkan perlakuan kasar mesti dari seorang suaminya sendiri.
Seorang mertua Anwar (60), diduga akibat emosi karena anaknya sering mendapatkan kata-kata kasar dari suaminya, hingga ditabrak dengan sepeda motor, ia pun menikam sang menantu.
Akibatnya, warga RT 03, Kelurahan Sumber Agung, Lubuklinggau Utara I, Sumatera Selatan harus mendekam di penjara.
Anwar, ayah kandung Maria (40) ini gelap mata menghabisi nyawa menantunya, Bambang Ciptadi Lubis (57), dengan menggunakan pisau dapur.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, Iptu Sudarno mengatakan pelaku sudah diamankan.
“Diduga emosi karena anaknya dimarahi korban, hingga sampai ditabrak motor,” katanya, Rabu (18/11/2020).
Kejadian tersebut bermula, saat Maria mendatangi rumah suaminya, karena ingin meminta cerai. Sayangnya kehendak itu, tidak diamini sang suami. Akhirnya, Maria pulang ke rumah orang tuannya.
Sang suami yang melihat barang-barang dalam rumahnya sudah dibawa ke rumah mertuanya merasa tidak terima ditinggal istri.
Dari kejauhan menuju rumah mertuanya, Bambang melihat istrinya tengah berdiri di jalan.
Baca Juga: Bayi Korban Kebakaran 1 Ulu Butuh Bantuan, Masih Tinggal Di Rumah Terbakar
Bambang yang mengendarai motor langsung menabrak dan memukul istrinya. Kebetulan, Anwar juga mendengar keributan langsung ke luar rumah.
Ia melihat Bambang marah-marah sambil menunjuk-nunjuk anaknya.
Diduga karena kesal, Anwar langsung masuk ke dalam rumah mengambil pisau dapur di warung, dan menghampiri Bambang.
Tampa alih-alih, ia langsung menusuknya, hingga Bambang terkapar. Kemudian Bambang dilarikan warga ke rumah sakit, namun tidak tertolong lagi.
"Saat korban dilarikan, ke rumah sakit, namun sayangnya nyawa korban tidak bisa diselamatkan, sedangkan tersangka sendiri kami tahan dipolsek," kata Kapolres.
Kontributor : Renaldi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Selingkuhan dengan Sianida, Ini Kronologinya
-
Kilang Plaju Cetak Operator Scaffolding Bersertifikat, Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
-
Dari Sawit hingga Mess Dibakar, Ini Kronologi Kerusuhan PT BCP Group Wilmar