SuaraSumsel.id - Kalangan legislatif tengah gentol membahas undang-undang larangan minuman alkohol atau minol. Di Palembang, seorang adminitrasi keuangan, Fitri (26) pada perusahaan minil malah menjadi pelaku penggelapan uang milik perusahaannya.
Kejadian ini bermula saat Fitri dilaporkan oleh bosnya, Mikel Sanjaya ke Polsek Ilir Timur (IT) Palembang, 12 November lalu.
Pada saat itu, Mikel melaporkan jika pekerjanya tidak menyetorkan uang dari konsumen pemesan atas minuman alkohol yang sudah dipesan selama sebulan yang lalu.
Mikel yang memiliki perusahaan CV Aspana Sanjaya di Kelurahan 18 Ilir Palembang membuat laporan jika pekerjannya, F telah mengalihkan pembayaran konsumen ke rekening temannya.
Terkuaknya saat Mikel Sanjaya, memeriksa laporan keuangan perusahaannya.
Dari laporan itu, polisi menyelidiki uang-uang konsumen yang diestimasi berjumlah Rp600 juta ke rekening temannya, Karmila.
“Diketahui, beberapa pembayaran malah tidak masuk ke rekening perusahaan. Saat dicek kepada pembeli, ternyata pembeli mengirim ke rekening berbeda, yang kemudian diketahui ialah rekening Karmila, teman Fitri,” terang Kapolsek Ilir Timur I, Kapolsek Ilir Timur I Palembang, Kompol Hardiman, Minggu (15/11/2020).
Diketahui, uang yang dialihkan ke rekening Karmila, sebagian ditransfer ke rekening pribadi Fitri.
Oleh Fitri, uang-uang tersebut dibelikan sejumlah barang mewah, yakni motor, mobil, sepeda, ponsel hingga berharga Rp28 juta, tas, sepatu dan pakaian bermerk.
Baca Juga: Polrestabes Palembang Tangkap 28 Bandit Jalanan
Barang-barang berharga ini pun menjadi barang bukti oleh pihak kepolisian.
Saat dirilis kepada awak media, dua pelaku baik Fitri dan Karmila enggan diwawancarai.
Mereka hanya mengakui jika uang-uang itu dibelikan sejumlah barang bermerk karena ingin bergaya hidup mewah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Pertamina PHR Zona 4 Gelar Khitan Gratis untuk 265 Anak di Sumsel, Jangkau Belasan Desa