SuaraSumsel.id - Kasus pembunuhan Siti Fauziah (35) yang tewas di kosannya di Ilir Barat II Palembang, Sumatera Selatan memasuki tahap baru.
Setelah gelar perkara yang di Polrestabes awal pekan lalu, beberapa misteri kematiannya makin terungkap.
Baik, hubungan korban Situ dan pelaku Sabil,34 diketahui berteman dekat. Keduanya terlibat utang piutang guna memuluskan bisnis terlarang.
Siti dan Sabil dikenalkan oleh pelaku lainnya, W yang masih berstatus buron.
Dalam hasil penyelidikan lanjutan, diketahui jika Siti bukan memiliki utang sebesar Rp8 juta, namun berkisar Rp25 juta-Rp35 juta.
Pada rekontruksi, pelaku Sabil mengaku sebagai debt collector atau menagihkan uang milik orang lain.
Padahal, ia lah yang meminjamkan uang kepada Siti Fauziah, korban yang ditembaknya.
“Ada kesimpangsiuran yang berusaha diungkap. Faktanya, Sabil bukan penagih, namun ialah pemilik uang yang dipinjam Siti. Perkenalan keduanya, dipertemukan W yang masih dicari keberadaannya,” kata Kabbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene ketika dihubungi Sabtu (7/10/2020) sore.
Irene memastikan rekonstruksi ialah upaya memastikan kesimpangsiuran informasi yang muncul.
Baca Juga: Warga Pergoki Seorang Remaja Congkel Kotak Amal Masjid, Ini Kata Warganet
Karena itu, penyidik melakukan beberapa kali rekontruksi guna menjadi bukti dan fakta persidangan.
“Sampai sekarang, keberadaan senjata api rakitan milik pelaku belum juga ditemukan. Pengakuan pelaku, ia lupa membuang senjata api di wilayah mana. Setelah menembak, senjata itu dibuang dalam perjalanan pulang menjauhi kosan Siti,” ungkap Irene.
Selain keberadaan senjata api, Irene mengatakan adanya informasi lain yang muncul, yakni korban Siti terlibat perdagangan narkoba.
Alasan ini lah yang membuat korban meminjam uang kepada pelaku hingga menjadi Rp30 juta.
“Informasi ini masih kita dalamin, bisnis narkoba. Pelaku mengaku ia meminjamkan uang karena Siti kehabisan modal berbisnis itu. Dengan perjanjian, selain mengembalikan uang, juga menyerahkan persen (bunga) pinjaman. W yang menjadi saksinya,” terang ia.
Akan perihal utang piutang itu, Sabil berusaha menanyakan persen yang dijanjikan Siti dan W sebelum peristiwa penembakkan tersebut terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Cek Fakta: Viral Video Polisi Hancurkan Mobil Warga yang Tak Bersalah, Ini Faktanya
-
Terungkap Jaringan Judol Kamboja di Palembang, 2 Mahasiswa Kelola 200 Akun Facebook
-
Proyek Rumah Limas Tak Pernah Ada, ASN Palembang Didakwa Tipu Korban Rp233 Juta
-
Malam Mencekam di OKU Selatan, Jembatan Gantung Putus dan Lukai 9 Warga
-
Rumah Ditinggal ke Palembang, Emas 23 Suku Milik ASN di Ogan Ilir Raib Digondol Maling