Ketiganya terlibat cek cok mulut pada malam kejadian. Pelaku Sabil dan W diketahui sering datang ke kosan Siti.
Pada malam itu, keduanya datang pada pukul 02.00 wib. Lalu, ketiganya terlibat obrolan yang kemudian emosi meninggi perihal utang tersebut.
Cek cok panjang terjadi antara ketiganya, sampai pada menjelang subuh hari, pelaku Sabil yang baru diketahui membawa senjata api, menembakkan senjata ke pelipis kepala Siti.
Tetangga sempat mendengar letusan senjata api pada shubuh hari itu, dan kemudian mendatangi kosan Siti.
Sayangnya, kedua pelaku sudah melarikan diri.
Oleh beberapa tetangga, Siti yang terkapar lemas dengan kepala tertembak dilarikan ke rumah sakit.
Pada sore harinya, Siti menghembuskan nafas terakhir.
Tetangga dan keluarga pemilik kosan Siti mengenal korban sebagai orang yang ramah dan tidak segan berbagi makanan.
Siti pun digambarkan, seolah tidak terlihat dalam kondisi kesulitan uang.
Baca Juga: Warga Pergoki Seorang Remaja Congkel Kotak Amal Masjid, Ini Kata Warganet
Polisi pun sudah menggelar ulang rekontruksi pembunuhan yang terjadi delapan tahun yang silam ini, untuk kemudian menggali informasi lainnya guna penyelidikan lanjutan.
Kontributor : Muhammad Moeslim
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang