SuaraSumsel.id - Kepolisian sudah menetapkan empat tersangka komunitas motor gede atas moge atas pengeroyokkan anggota TNI Kodim 0304/Agam Sumatera Barat, Minggu (1/11/2020).
Sebelumnya, polisi baru menetapkan dua orang sebagai pelaku pengeroyokkan dua anggota intel TNI tersebut.
Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara saat dikonfirmasi Minggu (1/11/2020) membenarkan terdapat dua tersangka baru dalam kasus penganiayaan dua anggota Kodim 0304/Agam.
“Tersangka tambahan yakni, HS alias A (48) yang terbukti melakukan pemukulan terhadap korban Serda M sebanyak tiga kali. Berdasarkan keterangan dari saksi Angga (rombongan HOG) dan dikuatkan dengan video yang didapat dari rekaman CCTV toko Tempat Kejadian Perkara (TKP),” jelasnya sebagaimana dilansir Covesia.com (jaringan Suara.com).
Tersangka JAD alias D (26), yang berdasarkan keterangan dari saksi Angga melakukan pemukulan terhadap korban Serda Mistari dan Serda Yusuf, yang juga dikuatkan oleh video CCTV yang sama.
Menurut Kapolres Dody, kedua tersangka sudah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Bukittinggi, sehingga jumlah total tersangka menjadi empat orang.
“Kami akan memproses keempat tersangka sesuai aturan hukum yang berlaku, dan mengawal kasus ini hingga persidangan di Pengadilan Negeri,” katanya.
Foto ketiga tersangka ini pun beredar di media sosial, salah satunya oleh akun instagram @Palembang_bedesau.
Dalam instagram ini, mereka membagikan foto pelaku saat berada di kantor polisi.
Baca Juga: Komisi I Ungkap Ada Pensiunan Jenderal di Rombongan Moge Keroyok TNI
Netizen Palembang pun berkomentar pedas terhadap mereka.
Salah satu akun menuliskan jika mereka ialah orang kaya yang punya koneksi kepada petinggi kepolisian, TNI, pengusaha hingga pensiun jendral.
Tulisan itu ditulis Heru8847.
Pengakuan orang kaya juga ditulis Omcut_dl, “Wong Kayo galo palengan dak lamo la metu lagi,”.
“Harga diri TNI ditaruhkan, berani-beraninya mengeroyok TNI,” tulis beren_m.ral_kahfi.
“Masuk penjara masih bisa pegang handphone, cuba yang maling ayam sudah babak belur itu,” tulis aanpranata19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Palembang Hari Ini, Mahasiswa Bawa 9 Tuntutan ke DPRD
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?
-
Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?