Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:26 WIB
Kadisdik Kota Palembang, Zulinto (Dok.Fornews)

SuaraSumsel.id - Pembelajaran secara jarak jauh sudah berlangsung cukup lama di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Terhitung sejak akhir Maret, di mana warga Sumatera Selatan terkonfirmasi virus corona atau covid 19 diumumkan Pemerintah setempat.

Di Palembang sendiri, sekolah jarak jauh atau lebih dikenal dengan sekolah daring sudah lebih dari tiga bulan terakhir berlangsung.

Beberapa kali pihak Dinas Pendidikan mempersiapkan untuk belajar tatap muka langsung di sekolah, namun status penyebaran virus covid 19 di Palembang dinyatakan belum cukup aman bagi siswa terutama Sekolah Dasar (SD).

Palembang telah melaksanakan dua kali Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) yang kemudian beralih kepada budaya kehidupan normal baru.

Sampai dengan akhir Oktober ini, Dinas Pendidikan masih menerapkan proses pembelajaran sekolah jarak jauh, atau daring.

Kepala Dinas Pendidikan kota Palembang, Zulinto menceritakan sudah banyak mendapatkan curhatan dari orang tua siswa yang mempertanyakan kapan proses pendidikan bisa berlangsung secara tatap muka.

Bahkan, kata ia, sang cucunya pun sering menanyakan pertanyaan yang sama kepadanya.

Saat dihubungi Suarasumsel.id, Rabu (28/10/2020), Zulinto menceritakan, jika ia sudah terlalu sering mendengarkan keinginan agar proses pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka di sekolah.

“Jangan kah orang tua siswa, cucu saja juga sering tanya hal yang sama,” ujarnya.

Load More