SuaraSumsel.id - Kepolisian daerah Sumatera Selatan melakukan pengamanan berlapis di Kabupaten Ogan Ilir, setelah pasangan petahana, Ilyas Panji Alam-Endang PU didiskualifikasi Komisi Pemilihan Umum atau KPU.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Eko Indra Heri mengatakan telah mempertebal keamanan dengan menerjunkan 1 SKK Brimbom Ogan Ilir atau sekitar 250 pertugas.
“Selain itu juga ditambah 50 anggota TNI,” ucapnya, Kamis (15/10/2020).
Atas keputusan yang dikeluarkan KPU, Kapolda mengharapkan agar masyarakat Ogan Ilir tetap tenang, dan terus menjaga kondusifitas selama tahapan Pemilihan Kepala Daerah atau Polkada berlangsung nantinya.
"Saya minta masyarakat OI tenang! Masyarakat juga harus ikut menjaga lingkungan sendiri. Tentunya kami juga tetap akan menjaga Kamtibmas,"tegasnya
Apalagi, keputusan yang dikeluarkan KPU masih belum memiliki hukum tetap (inkrach). Mengingat pasangan calon petahana nomor urut 2 menempuh gugatan (banding).
"Keputusan itu belum final, jadi kita harus menjaga kondisi kondusif,” katanya.
Komisi pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir mendiskualifikasi pasangan calon atau paslon petahana Ilyas Panji Alam-Endang Putra Utama Ishak pada Pilkada serentak 2020. Mereka didiskualifikasi karena melakukan pelanggaran administrasi.
Menurut KPU OI keputusan didiskualifikasi karena melanggar Pasal 71 ayat 3 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.
Baca Juga: Akhir Pekan Ini, SFC Kenalkan Jersey Terbaru di Kambang Iwak Park
Keputusan ini diterbitkan setelah pasangan calon ini dinilai melakukan pelanggaran sesuai rekomendasi Bawaslu.
Kontributor : Muhammad Moeslim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus
-
Kolaborasi Perdana di Indonesia, SKK Migas Sumbagsel dan Kejati Perkuat Iklim Investasi Hulu Migas