SuaraSumsel.id - Jumlah titik panas yang mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mengolah data hasil pemotretatn satelit diketahui sempai dengan Oktober telah terjadi 4.007 titik panas.
Dari jumlah titik panas itu, kabupaten penyumbang titik api terbanyak berada di kabupaten Musi Banyuasin sebanyak 615 titik panas, kabupaten Muara Enim sebanyak 568 titik panas dan kabupaten Ogan Ilir (OKI) sebanyak 472 titik panas.
“Ada penurunan dibandingkan tahun 2019. Situasi kemarau dengan katagori kemarau basah sekaligus upaya pencegahan yang dilakukan lebih cepat sebelum munculnya api ialah mitigasi bencana karhutla yang dilakukan tahun ini,” kata Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Ansor, Kamis (15/10/2020).
Setelah ketiga kabupaten itu, disusul Musi Rawas sebanyak 451 titik panas dan Ogan Ilir sebanyak 233 titik panas.
Jumlah titik panas ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yakni pada tahun 2019 terdapat titik panas sebanyak 17.180 titik panas, pada 2018 sebanyak 2.081 titik panas dan pada 2017 sebanyak 1.214 titik panas.
Jika dibandingkan akumulasi titik panasnya mencapai 27.043 titik panas.
Berdasarkan pengolahan data di PRIMS-BRG (dengan tingkat kepercayaan 75%), diketahui kabupaten sebagai penyumbang titik panas terbanyak ialah Ogan Komering Ilir (OKI) sebanyak 15.286 titik panas.
Pada tahu 2019, terjadi 3.720 titik panas, mengalami peningkatan dibandingkan 2018, 2017, dan 2016. Pada tahun 2015 di kabupaten Ogan Komering Ilir terjadi 11.277 titik panas.
Baca Juga: Bertambah, Tiga Mahasiswa Diamankan Karena Merusak Mobil Saat Aksi Ciptaker
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
10 Game Balap Mobil Terbaik 2026 untuk HP Spek Rendah, Grafis Halus Tanpa Lag
-
Kondisi Terkini Banjir OKU Timur: Warga Terima Sembako dan Janji Benih Padi
-
Keuangan Daerah Cekak? DPRD dan Pemprov Sumsel Bentuk Pansus Cari Tambahan PAD
-
BRI Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Edukasi Keuangan Berkelanjutan
-
7 Bedak Tabur untuk Tampilan Wajah Lebih Mulus di Depan Kamera