SuaraSumsel.id - Pihak kepolisian menyatakan telah menyerahkan tujuh orang pemuda asal Jakarta ke Bareskrim Polri.
Hal itu dilakukan guna proses penyelidikan dan pemeriksaan lanjutan terhadap kelompok yang diamankan saat aksi tolak Undang-Undang Omnibus Law di Palembang, pada pekan lalu.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan dari beberapa aksi yang terjadi di wilayah Palembang terdapat dua kelompok yang menjadi perhatian. Kelompok pertama ialah kelompok yang diamankan kedapatan membawa molotov dan berkartu identitas bukan warga Palembang.
“Kelompok itu (7 orang kelompok anarko) kita serahkan ke Bareskirm untuk disisir kelompok lainnya,” ujar Anom.
Kelompok kedua yang menjadi perhatian ialah pelaku pengrusakan tiga mobil polisi. Terdapat enam yang diamankan, mereka diantaranya pelajar, mahasiswa dan pengangguran.
“Kerusakan yang dilakukan ialah mobil Pam Obvit, mobil Provist, dan ambulance polisi,” kata Anom.
Sementara itu, Kabid Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi mengatakan sejauh ini terdapat tujuh orang kelompok anarko yang berasal dari Jakarta dan terus diselidiki kelompok lainnya.
“Kita masih terus melakukan patroli untuk memburunya (penggerak massa),” tutup ia.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Baca Juga: Disdik Palembang Larang Guru Honor Ikut Aksi Tolak UU Ciptaker
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Terekam CCTV, Pencuri Motor di Parkiran Alfamart Prabumulih Ditangkap di Ogan Ilir
-
Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya
-
ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan
-
Indeks Udara Palembang Masih Berbahaya, Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumsel
-
8 Anak Diduga Jadi Korban Pembina Pramuka di Palembang, Kasus Terungkap Setelah 5 Tahun