SuaraSumsel.id - Ketersinggungan memang kadang berujung dendam.
Hal ini dialami Yusnada, 50 tahun, seorang petani di Kabuapaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. Dia harus tewas bersimbah darah ketika hendak memijat temannya, Firman, di Dusun tiga Desa. Tanjung Harapan Kecamatan Tanjung Raja Ogan Ilir.
Kejadian bermula saat 29 September lalu, korban Yusnada mendatangi rumah tersangka Musliyadi. Ia tidak senang karena tanggung jawab menjaga alat berat yang disewa oleh Kepala Desa tidak dijalankan.
Korban sempat mengeluarkan kalimat yang tidak menyenangkan sekaligus menantang tersangka dan berkata, jika tersangka memang hebat maka akan menjadi musuh korban.
Saat itu, tersangka hanya diam dan tidak meladeni sehingga akhirnya korban pulang dari rumah tersangka.
Entah kenapa, berselang beberapa hari, tersangka ternyata masih menyimpan dendam terhadap korban. Merasa masih sakit hati maka pada lusa harinya, tersangka mencari korban di rumah warga desa.
Kebetulan saat itu, korban sedang menuju rumah Firman yang tidak jauh dari rumah tersangka hendak memijat.
“Melihat keberadaan korban, tersangka langsung menusukkan pisau yang sudah dipersiapkan dari rumah. Korban mengalami dua luka tusukan di tubuhnya,” kata Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Robi Sugara kepada SuaraSumsel.id, Sabtu (3/10/2020).
Setelah menusuk, korban sempat berlari ke kebun belakang dan oleh warga langsung dibawa ke RSUD Kayu Agung Ogan Ilir namun nyawanya sudah tidak tertolong.
Baca Juga: Menilik Sekolah Kopi Basemah Pagaralam di Sumsel, Bisa Sambil Ngopi
“Korban meninggal dalam perjalanan saat hendak mendapatkan pertolongan medis,” sambung ia.
Dari kejadian tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka Musliyadi yang bersembunyi di rumah saudaranya setelah peristiwa penusukan tersebut.
Tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan pada 1 Oktober lalu, pukul 19.30 wib.
“Kami juga mengamankan senjata yang digunakan yakni sebilah pisau, kaos korban yang bersimbah darah. Tersangka diancam pasal 338 dan atau 351 ayat 3 KUHPidana, karena menyebabkan korban tewas,” ucap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
CFN Malam Ini dan CFD Besok di Palembang, Jalan Ditutup dan Cara Hindari Macet
-
Undian Tabungan Pesirah di OKU Selatan, Warga Antusias Menabung Bersama Bank Sumsel Babel
-
Kenapa 5G Telkomsel Tidak Muncul di HP? Ini Penyebab yang Sering Terjadi di Palembang
-
Dari OOTD Pagi sampai Midnight Vibes, Galaxy A37 5G Bikin Konten Tetap Estetik Seharian
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna