SuaraSumsel.id - Budaya hiburan menonton film di bioskop sudah terkenal lama di kota Palembang. Selain bioskop yang banyak dibangun, jumlah penontonnya juga padat.
Ada bioskop yang memutar film sampai lebih dari empat kali dalam sehari dengan jumlah penonton yang selalu hampir penuh.
Boleh dikatakan, masyarakat Kota Palembang memiliki sejarah bagi dunia perfilman dengan menikmati beragam film di bioskop.
Dikutip dari akun Facebook Bibliotek – Apotik Buku, terdapat rangkuman Daftar Pustaka Bioskop Palembang.
Pada buku Petunjuk Kota Besar Palembang, karya RHM Akib pada tahun 1951 disebutkan mengenai masalah perfilman di Palembang berperan penting terutama bagi komunikasi massa. Hal ini terbukti dengan makin banyaknya bioskop yang dibangun oleh pengusaha hiburan dan pertunjukan.
Kemajuan tersebut sangat terasa dalam lima tahun terakhir dengan semakin banyak bioskop pada masa sebelum perang dan setelahnya. Pada masa sebelum perang hanya terdapat lima bioskop dan pada tahun 1955 sudah terdapat 10 bioskop.
“Pada tahun 1956, akan dibangun lagi beberapa bioskop. Jumlah bioskop tersebut belum terdata pada bioskop di lingkungan perusahaan minyak BPM di Plaju dan Stanvac di Sungai Gerong yang jumlah bioskopnya mencapai lima gedung,” tulis pernyataan di buku tersebut.
Dalam buku yang sama ditulis jika perusahaan film nasional seperti halnya Perfeni dan Persari sudah berdiri di Palembang pada tahun 1954 yang bernama Palembang Film Corporate (P.F.C).
Adapun sebagai Direktur di perusahaan ini ialah Idrus Nawawi. Beliau adalah pemimpin dari media Harian Rakyat Sumatera.
Baca Juga: Saat Ini, Satu Hari Satu Jenazah Pasien Covid 19 di Palembang Dimakamkan
“Pertama, produksi film PFC, ialah Antara Dua Surga dan dilanjutkan dengan film berjudul Gagal,” kutipan dalam buku tersebut.
Dalam buku tersebut diurai delapan bioskop yang sudah ada di jaman tersebut, yakni:
Bioskop Capitol
Bisokop ini terletak di jalan Tengkuruk nomor 106. Jalan Tengkuruk ini dikenal sebagai bagian dari pusat kota Palembang
Bisokop Initium
Bioskop ini terletak di Sekanak, yang menjadi bagian timur dari pusat kota Palembang
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?
-
Kabut Asap Belum Usai, 6 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Kembali Terganggu
-
Demo Karhutla Berujung Pengeroyokan 2 Wartawan, Polisi Tangkap Terduga Provokator dan Sita 2 Sajam
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak