SuaraSumsel.id - Wali Kota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe dinyatakan sembuh dari virus Corona Disease (Covid 19) akhir pekan lalu. Pada 4 September, wilayah yang dipimpinnya dinyatakan zona merah penyebaran virus tersebut.
Penetapan zona merah ini dibenarkan Kasi Survei dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel Yusri.
Ia mengatakan dua daerah di Sumsel masih dinyatakan zona merah dalam penyebaran virus corona, yakni Lubuk Linggau dan Muara Enim.
“Benar, dua wilayah (Muara Enim dan Lubuk Linggau) masih zona merah,” katanya kepada Suara.com pada Senin (7/9/2020).
Selain dua daerah berzona merah, enam wilayah seperti halnya kota Palembang, Prabumulih, kabupaten Lahat, Musi Rawas, Banyuasin, Kota Prabumulih, dan PALI berzona orange.
Sembilan wilayah masuk zona kuning, yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU), Musi Banyuasin (Muba), Ogan Ilir, OKU Timur, dan kota Pagaralam.
Kabupaten OKU Selatan, Empat Lawang, dan Musi Rawas Utara juga termasuk zona kuning penyebaran virus covid 19.
Sampai dengan Senin (7/9), jumlah terkonfirmasi aktif dan menjalani perawatan Covid-19 di Sumsel sebanyak 1.038 orang.
Sementara, jumlah warga sembuh sebanyak 3.347 orang dan pasien yang meninggal dunia sebanyak 275 orang.
Baca Juga: Jokowi: Hati-hati Klaster Pilkada, Ini Perlu Saya Sampaikan
Yusri menilai perkembangan Covid-19 khususnya penambahan kasus baru masih bersifat fluktuasi. Walau cendrung mengalami penurunan jika dibanding bulan lalu.
“Penambahan itu bisa saja, bahkan lebih banyak. Sepanjang masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan, potensi penularan akan tinggi,” ungkap dia.
Ia menghimbau agar masyarakat selalu menggunakan masker dan rajin mencuci tangan pada air yang mengalir. Selain itu, berani jujur jika sedang sakit guna mematuhi peringatan pemerintah.
“Pesan saya harus jujur, jika sakit sebaiknya istirahat, isolasi, atau segera berobat,” terang ia.
Sementara, Wali Kota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe masih menjalankan isolasi mandiri di kediamannya di Jakarta setelah dua pekan menjalani pengobatan akibat terpapar virus Covid 19.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Berita Terkait
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Sensasi Lari di Tengah Kota Pahlawan, JETE RUN 2026 Sajikan Rute Penuh Sejarah
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020
-
Sabu Jadi Bisnis Keluarga di Kerinci, Ayah Bantu Anak hingga Kakak dan Adik Kompak Beraksi
-
Gara-gara Antrean Solar, Sopir Truk Ngaku Diculik dan Diancam Ditembak Oknum Polisi
-
Korban Bus ALS di Sumsel Jadi 18 Orang, Tim DVI Temukan Potongan Tubuh Diduga Anak