SuaraSumsel.id - Putra Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Hanindhito Himawan Pramono atau akrab dipanggil Dhito, resmi mendaftar sebagai calon bupati pada Pilkada Kediri 2020.
Bersama dengan pasangannya Dewi Maria Ulfa, Dhito berangkat dengan menggunakan becak motor menuju Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri setelah salat Jumat (4/9). Keduannya menggunakan atasan putih.
Namun tampak ada yang beda pada Dhito.Dari engakuannya, sepatu pantofel hitam yang dipakainya ialah milik almarhum Taufiq Kiemas, suami dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Kebetulan ibu ketua umum (Megawati) menitipkan sepatu almarhum Bapak Taufiq Kiemas, yang sekarang per hari ini (akan) saya gunakan untuk mendaftar ke KPU," kata Dhito sebelum ke KPU, Jumat (4/9/2020).
Sesampainya di KPU Kediri, Dhito-Dewi bersama rombongan langsung menuju Gedung Bagawanta Bhari sekaligus menyerahkan berkas pendaftaran calon ke jajaran KPU.
Disinggung soal dukungan dari keluarga bupati, ia enggan mengomentarinya.
Dhito mengatakan belum berkomunikasi dengan suami bupati Kediri Sutrisno yang notabene mantan Bupati Kediri periode 1999-2009.
Oleh karenanya, anak Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung itu memilih irit bicara.
"Dukungan dari Pak Tris saya tidak komentar, karena saya belum berkomunikasi dengan beliau-nya," ujarnya.
Baca Juga: Berkas Pendaftaran Bobby-Aulia di Pilkada Medan Dinyatakan Lengkap
Untuk diketahui, di Pilkada Kabupaten Kediri 2020 pasangan Dhito-Dewi diusung oleh seluruh parpol pemilik kursi di DPRD setempat. Parpol itu yakni PDIP, PKB, PAN, NasDem, Golkar, Gerindra, Demokrat, PKS, dan PPP.
Selain diusung sembilan parpol, pasangan Dhito-Dewi juga didukung tiga parpol nonparlemen. Ketiganya yakni Hanura, PSI, dan Partai Garuda. Dengan begitu, praktis Dhito-Dewi bakal melawan kotak kosong di Pilkada.
Sementara Dhito menuturkan, dukungan seluruh parpol di Kediri ini merupakan amanah yang harus diemban. Amanah ini akan dijalankannya dengan meraup suara sebanyak-banyaknya di Pilkada 9 Desember nanti.
"Dalam hal ini menjadi tugas dan amanah bagi saya dan Mbak Dewi untuk dapat mencapai target kemenangan minimal 85%, itu minimal," tutur Dhito.
Kontributor : Usman Hadi
Berita Terkait
-
Hasto Bongkar Konsep MBG Alternatif PDIP, Sentil Program yang Terlalu Sentralistik
-
PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif
-
Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik
-
MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!
-
MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi