Hujan Guyur Palembang Usai 4 Bulan Kabut Asap, BMKG Ingatkan Warga Tak Minum Air Hujan

BMKG Sumatera Selatan mengimbau warga agar tidak langsung mengonsumsi air hujan untuk minum dan memasak pada 26 Oktober 2026.

Tasmalinda
Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:33 WIB
Hujan Guyur Palembang Usai 4 Bulan Kabut Asap, BMKG Ingatkan Warga Tak Minum Air Hujan
BMKG Sumatera Selatan mengimbau warga agar tidak langsung mengonsumsi air hujan untuk minum dan memasak pada 26 Oktober 2026.
Baca 10 detik
  • BMKG Sumatera Selatan mengimbau warga agar tidak langsung mengonsumsi air hujan untuk minum dan memasak pada 26 Oktober 2026.
  • Hujan yang turun di Palembang setelah kemarau panjang berpotensi membawa partikel polusi dan sisa pencemaran kebakaran hutan ke permukaan.
  • Warga diminta menghindari kontak berlebihan dan memastikan pengolahan yang tepat sebelum memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan masyarakat setelah hujan turun di tengah kondisi lingkungan yang sebelumnya terdampak kabut asap.

Pertama, jangan langsung meminum air hujan atau menggunakannya untuk memasak tanpa pengolahan yang sesuai. Air yang terlihat jernih belum tentu bebas dari kontaminan.

Kedua, kurangi kontak langsung secara berlebihan dengan air hujan jika wilayah tempat tinggal masih terdampak asap atau pencemaran udara. Apabila kulit terkena air hujan, warga dapat membilasnya menggunakan air bersih jika diperlukan.

Ketiga, tetap pantau informasi cuaca dan kualitas udara dari sumber resmi. Kondisi lingkungan setiap daerah bisa berbeda sehingga langkah kewaspadaan perlu disesuaikan dengan situasi setempat.

Baca Juga:Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Karhutla Sumsel, Ini Rincian Dana untuk 15 Daerah

Warga juga tidak perlu takut berlebihan menghadapi hujan pertama. Hal terpenting adalah menjaga kebersihan dan memastikan air yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi telah melalui pengolahan yang sesuai.

Di tengah harapan akan berakhirnya kemarau panjang di Sumatera Selatan, kewaspadaan terhadap kualitas air dan udara tetap diperlukan. Hujan memang membawa kelegaan setelah kabut asap, tetapi masyarakat tetap perlu memastikan air yang dikonsumsi aman bagi kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak