- Kabut asap menyebabkan jarak pandang di Bandara SMB II Palembang menurun hingga 500 meter pada 14 Oktober 2026.
- Enam jadwal penerbangan keberangkatan dari Palembang masuk dalam daftar pemantauan operasional akibat jarak pandang yang terbatas.
- Gangguan operasional akibat kabut asap tersebut telah tercatat berulang kali terjadi sepanjang dua pekan pertama Oktober 2026.
Keselamatan penerbangan menjadi perhatian
Jarak pandang merupakan salah satu faktor meteorologi yang diperhatikan dalam operasional penerbangan. Kondisi yang terbatas dapat memengaruhi keputusan operasional, bergantung pada kondisi aktual, kemampuan pesawat, fasilitas bandara, serta persyaratan keselamatan yang berlaku.
Dalam situasi seperti ini, penundaan atau penyesuaian operasional dapat dilakukan sesuai penilaian pihak yang berwenang untuk menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Pihak bandara perlu terus memantau perubahan jarak pandang dan berkoordinasi dengan pihak terkait selama kondisi tersebut berlangsung.
Baca Juga:Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
Bagi calon penumpang yang akan bepergian melalui Bandara SMB II Palembang, pemeriksaan status penerbangan secara berkala melalui maskapai masing-masing menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal.
Hingga laporan ini disusun, penyebab langsung jarak pandang 500 meter pada pembaruan 14 Oktober pukul 07.30 WIB, perkembangan kondisi setelah waktu tersebut, serta status akhir keenam penerbangan masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.