- Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua Wantimpres di Istana Kepresidenan Jakarta.
- Pelantikan Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua Wantimpres tersebut dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 2 Oktober 2026.
- Penunjukan jabatan strategis tersebut bermula dari tawaran langsung Presiden Prabowo melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Kini, tugasnya berada dalam lembaga yang memberikan pertimbangan kepada Presiden.
Dalam struktur baru Wantimpres era Prabowo, mantan Menko PMK Pratikno menjadi ketua, sedangkan Hatta Rajasa menjadi wakil ketua merangkap anggota.
Selain Hatta dan Pratikno, sejumlah mantan menteri koordinator juga masuk dalam susunan Wantimpres, di antaranya Budi Gunawan, Agum Gumelar dan Chairul Tanjung.
Dengan komposisi tersebut, Wantimpres Prabowo tidak hanya berisi figur baru, tetapi juga sejumlah tokoh yang memiliki pengalaman panjang di pemerintahan.
Baca Juga:7 Kali Reshuffle Prabowo, Pengamat UIN Raden Fatah Palembang Soroti Efeknya ke Birokrasi
Sebagai Wakil Ketua Wantimpres, Hatta kini berada pada posisi yang berbeda dari jabatan politik elektoral. Ia tidak menjadi wakil presiden, tetapi menjadi bagian dari lembaga yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.
Karena itu, kembalinya Hatta ke Istana tidak berarti mengulang konfigurasi politik 2014.
Yang berubah adalah konteksnya.
Pada 2014, Prabowo dan Hatta meminta mandat masyarakat untuk memimpin Indonesia melalui pemilihan presiden. Dua belas tahun kemudian, Prabowo sudah berada di kursi kepresidenan dan Hatta berada di lembaga yang memberikan pertimbangan kepada kepala negara.
Pertemuan kembali keduanya di Istana menjadi bagian dari perjalanan panjang politik Indonesia setelah Pilpres 2014.
Baca Juga:Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?
Dari pasangan capres-cawapres, kini keduanya berada dalam satu pemerintahan dengan peran yang berbeda.
Hatta sendiri memilih melihat posisi barunya dari sisi pengabdian. “Saya kira pengabdian kepada negara ini kan,” ujarnya ketika menjelaskan kesediaannya menerima tawaran menjadi Wakil Ketua Wantimpres.
Dua belas tahun setelah nama Prabowo-Hatta tercetak dalam surat suara Pilpres 2014, nama Hatta kembali muncul di Istana, kali ini bukan sebagai calon wakil presiden, melainkan sebagai Wakil Ketua Wantimpres Presiden Prabowo.