Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam

Kapal motor MS Arpin Jaya yang membawa sembako karam dan tenggelam di Sungai Banyuasin pada Rabu, 30 September 2026.

Tasmalinda
Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:45 WIB
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam
asap karhutla tutup jalur Sungai Banyuasin, kapal sembako kandas dan tenggelam
Baca 10 detik
  • Kapal motor MS Arpin Jaya yang membawa sembako karam dan tenggelam di Sungai Banyuasin pada Rabu, 30 September 2026.
  • Polisi menduga jarak pandang terbatas akibat kabut asap karhutla menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan kapal tersebut.
  • Seluruh kru kapal berhasil selamat tanpa korban jiwa, sementara proses evakuasi muatan dan bangkai kapal masih berlangsung.

Ketika jarak pandang turun, risiko perjalanan ikut meningkat.

Dalam kasus MS Arpin Jaya, polisi menduga kabut asap akibat karhutla menyulitkan nakhoda melihat kondisi alur pelayaran. Namun, polisi belum menyatakan asap sebagai satu-satunya penyebab kecelakaan.

Faktor kehati-hatian nakhoda juga masih menjadi bagian yang didalami.

Dengan demikian, insiden tersebut memperlihatkan bagaimana dampak karhutla dapat merambat ke sektor yang jarang terlihat dalam pemberitaan: transportasi sungai dan distribusi barang kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan

Kondisi jarak pandang di Banyuasin juga masih menjadi perhatian pada Jumat (2/10/2026). Data Dinas Perhubungan Sumatera Selatan mencatat kondisi cuaca di wilayah Gasing, Banyuasin, masih berupa “udara kabur” pada pemantauan pukul 02.00 WIB dan 07.00 WIB.

Kondisi ini terjadi ketika asap karhutla masih menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

BMKG sebelumnya juga memperingatkan potensi asap pada pagi hingga dini hari di sejumlah wilayah Sumsel pada 2 Oktober. Banyuasin termasuk wilayah dataran rendah yang diprakirakan memiliki suhu hingga 36 derajat Celsius.

Sementara itu, kualitas udara di sejumlah wilayah Sumsel pada Jumat pagi juga memburuk. Palembang, Ogan Ilir dan PALI tercatat berada dalam kategori berbahaya berdasarkan pemantauan ISPU DLHP Sumsel.

Baca Juga:Palembang Diselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Masuk Zona Berbahaya Lagi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini