Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Taksi listrik Green SM di Palembang menuai polemik operasional dan persaingan. ADO Sumsel berharap driver lokal tak hanya jadi penonton, tapi bisa ikut menikmati teknologi baru.

Tasmalinda
Senin, 14 September 2026 | 18:34 WIB
Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?
Taksi listrik di Palembang dipersoalkan, siapa yang sebenarnya diuntungkan?
Baca 10 detik
  • DPRD Kota Palembang menyoroti kelengkapan operasional dan uji KIR taksi listrik Green SM.
  • Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan mendukung kehadiran taksi listrik dengan harapan pengemudi lokal bisa menggunakannya.
  • Kehadiran armada baru ini memberikan alternatif pilihan transportasi bagi konsumen masyarakat di Kota Palembang.

Asrul berharap pemerintah dan pemangku kepentingan tidak hanya melihat kendaraan listrik dari sisi investasi dan bisnis.

Menurutnya, pengemudi yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor transportasi juga perlu mendapat ruang dalam perubahan tersebut.

Konsumen Dapat Pilihan Baru

Di sisi lain, kehadiran Green SM memberikan pilihan baru bagi masyarakat Palembang. Warga kini memiliki alternatif layanan transportasi berbasis aplikasi dengan menggunakan kendaraan listrik. Kehadirannya juga menjadi bagian dari perkembangan kendaraan listrik yang mulai masuk ke sejumlah kota di Indonesia.

Baca Juga:Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Namun, persaingan transportasi di Palembang bukan persoalan sederhana.

Di kota ini telah ada ribuan pengemudi yang bekerja melalui berbagai aplikasi transportasi online. Kehadiran pemain baru tentu membawa persaingan baru pula.

Sedangkan bagi pengemudi online, kehadiran kendaraan listrik bisa menjadi peluang sekaligus menimbulkan kekhawatiran jika perubahan tersebut tidak melibatkan mereka. Polemik taksi listrik di Palembang akhirnya membawa persoalan yang lebih luas.

Kendaraan listrik menawarkan teknologi baru. Perusahaan membawa investasi. Konsumen mendapatkan pilihan transportasi tambahan.

Tetapi manfaat dari perkembangan tersebut belum tentu dirasakan sama oleh semua pihak.

Baca Juga:Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?

ADO Sumsel berharap pengemudi lokal tidak hanya menjadi penonton ketika ekosistem kendaraan listrik mulai berkembang di Palembang.

Kehadiran Green SM, menurut mereka, bisa menjadi awal perubahan jika ke depan terdapat kesempatan bagi driver untuk ikut menggunakan kendaraan listrik.

Sebaliknya, jika perubahan hanya berhenti pada masuknya perusahaan dan armada baru, pertanyaan mengenai siapa yang sebenarnya paling diuntungkan akan tetap muncul.

Kini, taksi listrik telah hadir di jalanan Palembang. Namun, polemik mengenai aturan operasional dan masa depan pengemudi lokal menunjukkan bahwa perjalanan transportasi listrik di kota ini baru saja dimulai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak