- Pemerintah Kota Palembang memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh bagi siswa TK hingga SMP mulai 9 September 2026.
- Kebijakan belajar daring tersebut diterapkan akibat kabut asap, abu vulkanik, dan buruknya kualitas udara.
- Meskipun siswa belajar dari rumah, penyaluran Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dengan penyesuaian mekanisme.
Sekolah juga diminta terus berkoordinasi dengan orang tua terkait jadwal, metode, dan pelaksanaan pembelajaran selama kebijakan belajar daring berlangsung.
Program MBG Tetap Berjalan
Meskipun siswa TK hingga SMP belajar dari rumah, Program Makan Bergizi Gratis atau MBG tetap berjalan. Pemkot Palembang meminta mekanisme penyaluran MBG disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pelaksanaannya dilakukan melalui koordinasi antara pihak sekolah, orang tua, dan pihak terkait lainnya.
Penyesuaian mekanisme tersebut diperlukan agar program tetap berjalan tanpa mengabaikan faktor kesehatan dan keselamatan siswa selama kondisi kabut asap masih berlangsung. Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan siswa di Palembang kembali mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.
Baca Juga:TK-SMP PJJ Akibat Kabut Asap, Mengapa SMA-SMK Palembang Belum Belajar Daring?
Pemkot Palembang akan mengevaluasi kebijakan PJJ dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara, kondisi kabut asap, serta dampaknya terhadap kesehatan peserta didik.
Kebijakan PJJ di Palembang tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Palembang Nomor 33 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Jadwal Kegiatan Belajar Mengajar sebagai Dampak Buruk Kabut Asap bagi Satuan Pendidikan di Kota Palembang.
Dengan demikian, bagi orang tua dan siswa yang masih bertanya apakah sekolah di Palembang tetap masuk pada Rabu, 9 September 2026, jawabannya adalah tidak ada pembelajaran tatap muka untuk jenjang TK, SD, dan SMP sederajat.
Siswa tetap mengikuti kegiatan belajar dari rumah melalui Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ sampai ada keputusan lebih lanjut dari Pemerintah Kota Palembang
Baca Juga:64 Penerbangan Palembang-Jakarta Sempat Batal akibat Anak Krakatau, Kini Kembali Normal