PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Semester I 2026, PTBA raih pendapatan Rp22,03 triliun dan laba bersih Rp2,65 triliun. Kinerja didorong kenaikan harga batu bara, efisiensi, hilirisasi, dan energi terbarukan.

Tasmalinda
Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB
PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
kawasan pertambangan PT Bukit Asam Tbk
Baca 10 detik
  • PTBA membukukan pendapatan Rp22,03 triliun dan laba bersih Rp2,65 triliun pada Semester I 2026.
  • Perusahaan mencatat produksi 19,45 juta ton dan penjualan 21,10 juta ton batu bara selama periode tersebut.
  • Progres proyek jalur angkutan Tanjung Enim-Kramasan telah mencapai sekitar 93 persen pada semester pertama 2026.

SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mencatatkan pertumbuhan kinerja pada Semester I 2026 dengan membukukan pendapatan Rp22,03 triliun dan laba bersih Rp2,65 triliun. Di tengah penguatan bisnis batu bara, anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID ini juga terus memperluas portofolio melalui pengembangan infrastruktur, hilirisasi, dan energi terbarukan untuk menopang pertumbuhan jangka panjang.

Pendapatan PTBA pada Semester I 2026 meningkat 8 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Sementara laba bersih tumbuh 218 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan mengatakan capaian tersebut menjadi fondasi bagi perseroan untuk melanjutkan pertumbuhan melalui penguatan bisnis inti sekaligus pengembangan sumber pertumbuhan baru.

“Memasuki periode dengan kondisi operasional yang lebih kondusif, Perseroan berhasil mendorong pemulihan kinerja produksi sekaligus memperkuat penjualan ekspor, baik secara kuartalan maupun tahunan. Momentum penguatan harga batu bara global kami manfaatkan melalui strategi penjualan yang adaptif, disertai program efisiensi untuk menjaga disiplin biaya,” ujar Bambang.

Baca Juga:PTBA Bantu Sediakan Air Bersih Siap Minum untuk Korban Bencana di Manggarai Timur

Kinerja tersebut didukung pemulihan operasional pada kuartal II 2026, penguatan penjualan ekspor, serta perbaikan harga jual rata-rata batu bara.

Secara operasional, PTBA mencatatkan produksi batu bara sebesar 19,45 juta ton dengan penjualan mencapai 21,10 juta ton selama Semester I 2026.

Penjualan ekspor mencapai 10,33 juta ton atau meningkat sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, dan Thailand menjadi sejumlah negara tujuan utama ekspor PTBA.

Sementara penjualan domestik mencapai 10,77 juta ton atau sekitar 51 persen dari total penjualan.

Harga Batu Bara Menguat, ASP PTBA Naik 10 Persen

Baca Juga:Anak Usaha PTBA, HBAP Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM

Penguatan harga batu bara turut memberikan kontribusi terhadap kinerja PTBA selama Semester I 2026.

Newcastle Index tercatat meningkat 25 persen secara tahunan, sementara ICI-3 naik 15 persen. Kondisi tersebut mendorong kenaikan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) PTBA sebesar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penguatan harga dan strategi penjualan adaptif tersebut mendukung peningkatan pendapatan dan profitabilitas perseroan di tengah dinamika volume produksi dan penjualan.

Namun, PTBA tidak hanya mengandalkan penguatan harga komoditas untuk menjaga pertumbuhan. Perseroan juga mempercepat pembangunan infrastruktur dan memperkuat rantai pasok sebagai bagian dari strategi meningkatkan efisiensi dan daya saing bisnis.

Proyek Tanjung Enim-Kramasan Capai Progres 93 Persen

Salah satu proyek strategis yang terus dikebut PTBA adalah pengembangan jalur angkutan batu bara Tanjung Enim-Kramasan.

Proyek tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas angkutan sekaligus memperkuat sistem logistik dan distribusi batu bara PTBA.

Hingga saat ini, progres proyek Tanjung Enim-Kramasan telah mencapai sekitar 93 persen. PTBA juga telah memperoleh komitmen pendanaan melalui Term Sheet bersama bank-bank Himbara untuk fasilitas Senior Term Loan hingga Rp3,56 triliun.

Selain itu, perseroan terus mempercepat pembangunan fasilitas Coal Handling Facility (CHF) dan Train Loading Station (TLS) 6-7 pada jalur angkutan batu bara Tanjung Enim-Kramasan.

Pengembangan infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat kapasitas angkutan dan pemuatan batu bara sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok.

“Penguatan infrastruktur merupakan bagian dari strategi kami untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing bisnis. Kami terus mempercepat pengembangan proyek Tanjung Enim-Kramasan serta fasilitas CHF dan TLS 6-7 agar sistem logistik batu bara semakin terintegrasi dan mampu mendukung kebutuhan pelanggan secara optimal,” kata Bambang.

PTBA Dorong Hilirisasi DME, Metanol hingga Kalium Humat

Sejalan dengan penguatan bisnis inti, PTBA juga terus mendorong pengembangan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya batu bara.

Perseroan bersama sejumlah mitra strategis terus mengeksplorasi pengembangan Dimethyl Ether (DME) dan metanol, termasuk dari sisi teknologi, keekonomian, serta skema bisnis.

PTBA juga mengembangkan Kalium Humat, produk hasil pengolahan batu bara yang memiliki potensi untuk mendukung sektor pertanian.

Saat ini, pilot plant Kalium Humat memiliki kapasitas sekitar 171 ton per tahun. Ke depan, kapasitas tersebut ditargetkan berkembang hingga 10.000 ton per tahun.

“Hilirisasi menjadi salah satu fokus kami untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar. Kami melihat potensi yang luas dari sumber daya yang dimiliki PTBA untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, termasuk DME, Metanol, dan Kalium Humat,” jelas Bambang.

Kembangkan PLTS di Lahan Pascatambang

Di sektor energi baru, PTBA juga memperluas portofolio bisnis melalui pengembangan energi terbarukan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjajaki pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bersama PT Pertamina New & Renewable Energy atau Pertamina NRE.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan PLTS di lahan pascatambang dan sejumlah area operasional PTBA, termasuk pemanfaatan lahan yang telah direklamasi.

Hingga saat ini, total portofolio PLTS PTBA telah mencapai sekitar 1,2 MWp. Pengembangan energi surya tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mengoptimalkan aset, memperkuat portofolio energi terbarukan, mendukung transisi energi, sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru.

Ke depan, PTBA akan terus mengidentifikasi berbagai proyek potensial di bidang hilirisasi, energi terbarukan, optimalisasi aset dan lahan pascatambang, serta sektor bisnis potensial lainnya.

Setiap proyek akan dikaji secara selektif dengan mempertimbangkan aspek keekonomian, kesiapan teknologi, kepastian pasar, kebutuhan investasi, serta potensi sinergi dengan bisnis perseroan.

Bambang menegaskan, bisnis batu bara tetap menjadi kekuatan utama PTBA. Namun, perseroan juga terus mempersiapkan diri menghadapi perubahan lanskap energi dan industri melalui pengembangan portofolio bisnis yang lebih beragam.

“Prinsip kami adalah membangun bisnis yang sehat, memiliki prospek jangka panjang, dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham maupun pemangku kepentingan. Dengan memperkuat bisnis inti sekaligus mengembangkan bisnis baru, kami optimistis PTBA dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi bagi ketahanan energi serta perekonomian nasional,” tutup Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak