- Pemerintah Kota Palembang menggelar pasar murah di lima kecamatan untuk membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok terjangkau menjelang HUT RI.
- Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan kegiatan ini menyediakan berbagai bahan pangan berkualitas dengan harga distributor serta tambahan potongan harga transaksi.
- Elsa Noviani selaku Kepala Bidang perdagangan menjelaskan bahwa program ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah secara berkelanjutan.
SuaraSumsel.id - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pemerintah Kota Palembang kembali menggelar pasar murah di lima kecamatan. Program ini menjadi kesempatan bagi warga untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Pasar murah tersebut digelar secara bergilir di Kecamatan Ilir Barat I, Ilir Timur II, Kertapati, Alang-Alang Lebar, dan Ilir Timur I. Selain membeli kebutuhan pokok dengan harga distributor, warga juga akan mendapatkan potongan harga sebesar Rp10.000 untuk setiap transaksi.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan pasar murah digelar sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang peringatan HUT RI.
"Kami menggelar pasar murah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," kata Ratu Dewa.
Baca Juga:Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau
Sejumlah kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan tersebut di antaranya beras SPHP, MinyaKita, telur, tepung, dan berbagai bahan pangan lainnya yang dipasarkan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga di pasar. Beberapa komoditas bahkan dijual langsung dengan harga distributor.
Kepala Bidang Stabilisasi Sarana Distribusi Perdagangan Kota Palembang, Elsa Noviani, menjelaskan bahwa pasar murah juga menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
Program serupa sebelumnya juga digelar di berbagai kecamatan selama Ramadan dan mendapatkan respons yang cukup besar dari masyarakat. Tingginya minat warga menjadi salah satu alasan pemerintah terus melanjutkan program tersebut.
Dengan adanya pasar murah, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang meningkatnya aktivitas dan kebutuhan selama perayaan HUT Kemerdekaan RI.
Baca Juga:Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta