- Pelaku pembunuhan staf Bawaslu OKU Selatan, Maria Simare-mare, merupakan orang dekat korban yang menjalin hubungan lama.
- Aksi pembunuhan dipicu oleh cekcok hebat antara pelaku dan korban yang terjadi di dalam rumah korban.
- Setelah melakukan perbuatan fatal, pelaku melarikan diri ke Palembang sebelum akhirnya memutuskan menyerahkan diri kepada polisi.
SuaraSumsel.id - Kasus pembunuhan terhadap staf Bawaslu OKU Selatan, Maria Simare-mare, mengguncang publik Sumatera Selatan. Sosok pelaku yang awalnya misterius kini terungkap, lengkap dengan kisah pelarian dramatis sebelum akhirnya menyerahkan diri.
Berikut tujuh fakta penting di balik kasus pembunuhan yang menyita perhatian ini:
1. Pelaku Orang Terdekat Korban
Pelaku bukan orang asing. Ia diketahui memiliki hubungan dekat dengan korban dan kerap berada di rumah Maria sebelum kejadian tragis itu terjadi.
Baca Juga:Baru Maret Sudah 31 C dan Menyengat, BMKG Ungkap Sinyal Awal Kemarau 2026 di Sumsel
2. Hubungan Sudah Berlangsung Lama
Keduanya disebut telah menjalin hubungan selama beberapa tahun. Kedekatan ini membuat pelaku leluasa keluar-masuk rumah korban tanpa menimbulkan kecurigaan.
3. Cekcok Jadi Pemicu Emosi
Peristiwa pembunuhan diduga dipicu pertengkaran antara pelaku dan korban. Emosi yang memuncak membuat pelaku kehilangan kendali hingga melakukan tindakan fatal.
4. Korban Ditemukan di Dalam Rumah
Baca Juga:Bank Sumsel Babel Hadirkan Kemudahan Transaksi Lebaran lewat BSB Mobile, QRIS, dan ATM
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya. Penemuan ini membuat warga sekitar geger dan langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.
5. Pelaku Kabur ke Palembang
Setelah kejadian, pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi dan menuju Palembang untuk menghindari kejaran aparat.
6. Sempat Sembunyi di Lahan Dekat Bandara
Dalam pelariannya, pelaku bahkan sempat bersembunyi di kawasan hutan di sekitar bandara di Palembang. Aksi ini menambah dramatis rangkaian kasus tersebut.
7. Akhirnya Menyerahkan Diri