- Masyarakat Indonesia ramai melakukan ziarah kubur menjelang Ramadan 1447 H/2026 sebagai tradisi mendoakan arwah dan introspeksi diri.
- Artikel ini menyediakan panduan doa ziarah kubur lengkap, termasuk bacaan tahlil, Al-Fatihah, dan doa khusus orang tua.
- Ziarah kubur dianjurkan untuk mengingatkan kematian, menumbuhkan kerendahan hati, serta mempersiapkan diri memasuki bulan suci.
أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ
Astaghfirullāhal ‘azhīm
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”
Kalimat Tahlil
Baca Juga:Jelang Ramadan 2026, Kebutuhan Uang Tunai di Sumsel Diproyeksikan Tembus Rp 5,6 Triliun
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ
Lā ilāha illallāh
Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah.”
Shalawat Nabi
اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Baca Juga:Inflasi Pangan Tembus 3,55 Persen, BI Jadikan Sumsel Kunci Stabilitas Harga 2026
Allāhumma shalli ‘alā Sayyidinā Muhammad
Membaca Al-Fatihah dan Surah Pendek
Biasanya dilanjutkan dengan membaca:
- Surah Al-Fatihah
- Surah Al-Ikhlas
- Surah Al-Falaq
- Surah An-Nas
Pahala bacaan tersebut kemudian dihadiahkan kepada ahli kubur.
3. Doa untuk Orang Tua yang Telah Wafat
Arab
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا