- Banyak amalan populer saat Nisfu Syaban dikategorikan bid'ah karena tidak memiliki dasar ajaran Islam yang kuat.
- Ulama menyoroti kekeliruan seperti mengkhususkan sholat tertentu atau meyakini doa pasti dikabulkan malam itu.
- Amalan terbaik adalah ibadah umum seperti sholat, doa, dan istighfar yang sesuai tuntunan Islam tanpa kekhususan.
7. Merasa Sudah Pasti Diampuni Tanpa Taubat
Ada pula anggapan bahwa siapa pun yang beribadah di malam Nisfu Sya’ban pasti diampuni dosanya, tanpa perlu taubat sungguh-sungguh.
Padahal, ampunan Allah selalu disertai taubat, niat memperbaiki diri, dan meninggalkan dosa—bukan sekadar ritual sesaat.
Para ulama sepakat, amalan terbaik di Malam Nisfu Sya’ban adalah ibadah yang umum dan memiliki dasar kuat: sholat sunnah, doa, istighfar, membaca Al-Qur’an, serta memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia.
Berhati-hati bukan berarti mematikan semangat ibadah. Justru dengan ilmu, ibadah menjadi lebih tenang, lurus, dan bernilai.
Baca Juga:Air PDAM di Wilayah Ini di Palembang Akan Terganggu, Catat Jadwalnya
Karena dalam Islam, yang paling penting bukan banyaknya amalan, melainkan benarnya tuntunan.