- Diskon ganda adalah potongan harga bertahap, di mana diskon kedua dihitung dari harga setelah diskon pertama.
- Rumus harga akhir diskon ganda melibatkan perkalian sisa harga setelah setiap diskon diterapkan secara berurutan.
- Kesalahan umum terjadi karena menjumlahkan persentase diskon, padahal seharusnya dihitung secara progresif.
SuaraSumsel.id - Label promo diskon ganda 50 persen dan 20 persen sering membuat pembeli tergiur. Sayangnya, masih banyak yang keliru menghitungnya dan mengira potongan harga langsung menjadi 70 persen. Padahal, diskon ganda tidak dijumlahkan, melainkan dihitung secara bertahap.
Agar tidak salah lagi saat belanja atau mengerjakan soal matematika, berikut penjelasan rumus diskon ganda lengkap dengan cara menghitung dan contoh yang mudah dipahami.
Diskon ganda adalah potongan harga yang diberikan lebih dari satu kali secara berurutan. Diskon kedua dihitung dari harga setelah diskon pertama, bukan dari harga awal.
Rumus Diskon Ganda yang Benar
Rumus umum diskon ganda adalah:
Baca Juga:Mengulik Alasan PLN Masih Mengangkut Batu Bara Lewat Jalan Darat di Sumsel
Harga Akhir = Harga Awal × Sisa Diskon Pertama × Sisa Diskon Kedua
Untuk diskon:
50 persen → sisa harga 50 persen
20 persen → sisa harga 80 persen
Maka rumusnya menjadi:
Harga Akhir = Harga Awal × 0,5 × 0,8
Contoh Perhitungan Diskon 50 Persen dan 20 Persen
Misalnya harga awal sebuah tas adalah Rp100.000.
Baca Juga:OJK: Reputasi dan Tata Kelola Jadi Fondasi Bank Sumsel Babel
Setelah diskon pertama 50 persen
Harga menjadi Rp50.000
Setelah diskon kedua 20 persen
Potongan 20 persen dari Rp50.000 = Rp10.000
Harga akhir = Rp40.000
Artinya, diskon 50 persen dan 20 persen setara dengan potongan total 60 persen, bukan 70 persen.
Cara Cepat Menghitung Diskon Ganda
Gunakan metode sisa harga:
Harga akhir = 0,5 × 0,8 × harga awal
= 0,4 × harga awal
Dengan cara ini, kamu bisa langsung tahu harga akhir tanpa menghitung satu per satu.