MIND ID percaya bahwa industri pertambangan memiliki peran penting dalam membuka potensi ekonomi nasional.
Upaya Bukit Asam Genjot Inovasi Berbasis Potensi Lokal
Selaras dengan semangat MediaMIND 2025, Bukit Asam terus mendorong inovasi berbasis potensi lokal, salah satunya melalui program reklamasi pasca tambang bertajuk “Desa Impian.”
Program ini merupakan bentuk inovasi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara bijak dan berkelanjutan. Saat ini, telah dijalankan di 6 desa/kelurahan yang merupakan wilayah ring 1 perusahaan.
Baca Juga:Bukit Asam Sulap Eks Kantor Tambang Jadi Hotel Heritage Standar Internasional, Dorong Pelestarian
“Jadi program Desa Impian ini bergerak dari isu dan potensi yang ada di Muara Enim ini dan sekitarnya. Dengan luasan yang cukup besar IUP kurang lebih 40.000 hektare bahwa semua IUP itu tidak serta merta juga memiliki status lahannya. Akhirnya disitu tetap ada lahan masyarakat, nah ini yang menjadi potensi terjadinya tambang ilegal atau tambang tanpa izin. Jadi Desa Impian ini programnya itu berangkat dari terjadinya fenomena penambangan tanpa izin yang ada di sekitar perusahaan kita,” tutur Dedy.
Ia menyebutkan, sebanyak 80 orang telah menjadi penerima manfaat program ini, terdiri dari 50 mantan pekerja PETI (Pertambangan Tanpa Izin), 20 warga berpenghasilan rendah, serta 10 ibu rumah tangga dari keluarga prasejahtera.
Program ini mendorong praktik usaha ramah lingkungan melalui pendekatan ekonomi sirkular, yaitu dengan memanfaatkan limbah pertambangan dan limbah pertanian sebagai sumber daya produktif. Melalui integrasi sektor perkebunan, peternakan, dan perikanan, Desa Impian diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan pasca tambang sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Selain itu, PTBA juga menunjukkan komitmennya terhadap transisi energi bersih melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Irigasi. Proyek ini tidak hanya menghadirkan energi terbarukan untuk sistem irigasi pertanian, tapi juga mendukung ketahanan pangan di wilayah operasional perusahaan.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Sriwijaya Radiyati Umi Partan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Bukit Asam yang memilih pihaknya dari sekian banyak perguruan tinggi untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi MediaMIND 2025.
Baca Juga:Bukit Asam Dorong Sawahlunto Go Internasional Lewat Simposium Site Manager di Hotel Saka Ombilin
“Ini wahana yang sangat baik untuk kalian ikuti, manfaatkan model yang dilakukan MIND ID bersama dengan PTBA melalui Universitas Sriwijaya, semoga ini akan membuka wawasan, apapun yang kamu lakukan di depan yakinlah ini adalah pengalaman yang sangat membanggakan untuk kalian,” jelasnya.
Empat Kategori MediaMIND 2025, Ada Foto Cerita!
Tahun ini, MediaMIND 2025 hadir dengan empat kategori utama: teks, foto, video, dan infografis. Khusus untuk kategori foto, ada tambahan subkategori baru yaitu foto cerita atau foto esai.
Peserta dapat mengirimkan karya mereka hingga 4 September 2025. Dari seluruh kiriman yang masuk, akan dipilih 50 finalis yang kemudian dibagi menjadi 10 kelompok lintas kategori. Para finalis ini akan mendapatkan pelatihan langsung dari jurnalis dan fotografer senior, serta berkesempatan mengikuti liputan lapangan sebagai bagian dari proses penjurian.
Karya-karya finalis akan dinilai oleh dewan juri independen, dan pemenang akan diumumkan pada Desember 2025. Selain menentukan juara dari tiap kategori, juri juga akan memilih satu karya terbaik yang akan mendapatkan gelar Best of the Best.
Apabila kamu tertarik mengikuti kompetisi, pendaftaran MediaMIND masih dibuka!