PTBA Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Tanjung Enim Lewat Budidaya Burung Puyuh

Yohanes juga merasa bangga karena PTBA tidak hanya peduli pada lingkungan, tetapi juga pada kemandirian ekonomi masyarakat.

Tasmalinda
Sabtu, 16 Agustus 2025 | 21:24 WIB
PTBA Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Tanjung Enim Lewat Budidaya Burung Puyuh
PTBA dalam budidaya telur puyuh

SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus membuktikan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lewat berbagai program berkelanjutan.

Kali ini, perusahaan mendukung Kelompok Tani ALTANI Tanjung Enim Selatan dengan mereplikasi program budidaya burung puyuh.

Lewat inisiatif ini, warga tak hanya mendapatkan peluang usaha baru, tetapi juga dibimbing untuk menciptakan sumber penghasilan yang stabil, berkelanjutan, dan mampu menjadi fondasi kemandirian ekonomi jangka panjang.

Sustainable Economic, Social, & Environment Department Head PTBA, Mustafa Kamal, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberdayakan masyarakat dengan menyediakan aset produktif.

Baca Juga:UMKM Naik Kelas! PTBA Dorong Pelaku Usaha Kuasai Transformasi Digital

"Kami percaya, ketika masyarakat diberdayakan dengan ilmu, sarana, dan pendampingan yang tepat, mereka akan mampu mengoptimalkan potensi yang ada di lingkungannya," kata Mustafa.

Ia berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk membangun kemandirian melalui kolaborasi dan pemanfaatan sumber daya lokal.

Ketua Kelompok ALTANI, Yohanes, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan PTBA, berupa 2.000 ekor burung puyuh dan pakan starter. Menurutnya, bantuan ini bukan hanya modal usaha, tetapi juga dorongan semangat bagi kelompoknya.

"Dengan adanya program ini, kami memiliki peluang nyata untuk meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok, menciptakan lapangan kerja baru, dan memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal," ujar Yohanes.

Yohanes juga merasa bangga karena PTBA tidak hanya peduli pada lingkungan, tetapi juga pada kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca Juga:Bukit Asam Antar 19 Anak Muda Raih Kursi Kuliah Impian Lewat BIDIKSIBA 2025

Program ini telah memberikan manfaat kepada 8 anggota Kelompok Tani ALTANI, menjadikan total penerima manfaat program budidaya burung puyuh binaan PTBA menjadi 34 orang.

Ia berharap usaha ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi kelompok lain di wilayah Tanjung Enim.

Program budidaya burung puyuh ini tidak hanya berhenti pada peningkatan pendapatan saat ini, tetapi juga diharapkan dapat terus berkembang secara mandiri.

Melalui pemberdayaan ini, PTBA berharap masyarakat dapat menciptakan model ekonomi yang berkelanjutan, membuka lebih banyak lapangan kerja, dan menggerakkan roda ekonomi lokal.

Keberhasilan program ini menjadi wujud nyata dari semangat "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju", sejalan dengan tema HUT RI ke-80.

Dengan kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat, kita membuktikan bahwa kemandirian ekonomi adalah fondasi utama untuk mencapai kesejahteraan bersama dan kemajuan bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak