Ia juga berharap PDAM dapat meningkatkan kualitas layanan agar masyarakat tidak kembali mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih, terutama di momen-momen penting seperti Lebaran.
"Hari ini saya di teror masyarakat di zona 1 dan zona 2 karena air tidak mengalir. Yulius (Plt Direktur PDAM) seharusnya anda lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat terlebih saat ini momen Idul Fitri, bahkan di rumah saya saja tidak ada air," ujar Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati PALI Asgianto menegaskan bahwa masalah air bersih ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
Ia menekankan bahwa kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap air bersih, harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Baca Juga:Tumpahan Minyak Medco E&P di Sungai Dua, Warga Kehilangan Sumber Air
"Kebutuhan dasar masyarakat harus segera dituntaskan, terutama air bersih," tegasnya dengan penuh keseriusan.
Pernyataan tersebut mencerminkan komitmennya untuk mencari solusi konkret agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Tak butuh waktu lama, video pernyataan Bupati PALI ini pun viral di media sosial.
Beragam komentar dari netizen membanjiri unggahan yang menampilkan pengakuannya soal "teror" warga akibat air PDAM yang tidak mengalir saat Lebaran.
Banyak yang memberikan dukungan, berharap agar pemerintah daerah segera bertindak dan memastikan layanan PDAM berjalan lebih baik.
Baca Juga:Paripurna Raperda Batal Digelar, Puluhan Anggota DPRD Pali Sibuk Liburan?
Namun, tak sedikit pula yang melontarkan kritik, mengingat permasalahan air bersih di daerah tersebut bukanlah hal baru dan sering kali dikeluhkan warga.