Di awal pertandingan ada momen yang bisa dikatakan sakral, di mana ketiga kelompok suporter membuat komitmen pada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel ini.
Mereka ingin agar pasangan Mawardi dan Anita berkomitmen memajukan klub Sriwijaya FC kembali ke liga 1. Komitmen ini menjadi bentuk dukungan agar pasangan ini memimpin Sumsel.
Anita dalam sambutannya di waktu turun minum menegaskan jika ia dan Mawardi Yahya tidak mempolitisasi olahraga dalam hal ini, klub Sriwijaya FC dan suporternya.
Namun ia berkeinginan dan punya tekad yang sama untuk mengembalikan Sriwijaya FC pada prestasi-prestasi membanggakan. “Mohon dukungannya, kita sama-sama mengembalikan kejayaan tersebut,” pinta Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) ini.
Baca Juga:Inovasi Kue Tradisional Palembang: Sensasi Baru Kojo Ketan Hitam Buatan Bunda Rayya
Politisi Partai Golkar ini pun berharap olahraga di Sumsel makin maju.
Namun jika memimpin Sumsel nantinya, pasangan Mawardi Yahya dan Anita Noeringhati pun menhadapi tantangan mengelola klub bola yang sudah tidak bisa lagi menyandarkan pada keuangan daerah (APBD).
Yakni tantangan menghidupkan klub bola dengan menempatkannya pada pendekatan ‘kecintaan olahraga dan sepakbola sebagai olahraga semua kalangan” pada pihak-pihak berpunya kemampuan dan keuangan mumpuni membiayai klub seperti Sriwijaya FC.
Perjalanan di liga 2, Sriwijaya FC musim 2023/2024 lalu sebenarnya memperlihatkan tren baik. Di group A, laskar wong kito ini cukup tangguh menghadapi klub besar Pulau Sumatera seperti PSPS Medan dan Semen Padang FC.
Sriwijaya FC mulai memperlihatkan trend menurun saat perempat final, tepatnya setelah mendapatkan sanksi saat menjamu Semen Padang FC yang dinilai merugikan klub. Kemudian trend laganya tidak lagi menanjak tajam.
Baca Juga:Viral Digopong di Hajatan, Mawardi Yahya Ungkap Kondisi Kesehatan Jelang Pilgub 2024
Sehingga mungkin benar kirannya, mengembalikan Sriwijaya FC seperti memori para legenda belasan tahun yang lalu atau sebagai klub bola profesional ialah upaya merangkul banyak dukungan dari banyak pihak (sebanyak-banyaknya).