Rahmad Darmawan menghadirkan barisan pemain bintang diantaranya kiper asli wong Palembang, Ferry Rotinsulu, pemain asing Kayamba Gumbs, Ambrizal, Muhammad Nasuha, Wijay, Charis Yulianto, Toni Sucipto, Oktavianus, Benben Berlian, dan Cristian Warobay.
Di tim pelatih Kas Hartadi pun membawa pasukan yang merupakan para legenda di era 2012, yakni penjaga gawang Rifki Mokodompit, Budi Sudarsono, pemain ternama Firman Utina, Siswanto, Tantan, Mahyadi Panggabean, Muhammad Ridwan, Supardi Nasir, Bobby Satria, Ahmad Juprianto, Ponaryo Astaman, Arif Suyono, dan Amirul Mukminin.
Saat penggagas kegiatan, Syahrial Oesman kembali mengenalkan para pemain legenda di awal pertandingan maka terasa mereka yang dingat dan dielu-elukan penonton dan suporter.
Bagaimana saat sejumlah nama pemain bintang disebutkan, riuh penonton memberikan tepuk tangan dan sorak dukungan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi personalnya.
Baca Juga:Inovasi Kue Tradisional Palembang: Sensasi Baru Kojo Ketan Hitam Buatan Bunda Rayya
Penonton juga terobati dengan pertandingan sengit kedua tim yang menghibur, hingga harus berakhir dengan adu pinalti.
Meski yang bertanding adalah para legenda berprestasi, namun beberapa kali juga terjadi miskomunikasi (kesalahan koordinasi) taktik pertandingan di lapangan. Karena memang untuk mewujudkan tim solid di lapangan membutuhkan latihan intensif (kembali).
Sampai dengan posisi seri 7-7 adu penalti, kemampuan pemain legenda mengoyak gawang lawang membuat penonton masih bergantian riuh.
Barulah pertandingan berakhir dengan skor akhir 8-7 nan seolah memperlihatkan jika kedua tim bermain dengan serangan dan bertahan yang sama jagonya.
![Pertandingan para legenda Sriwijaya FC [ANTARA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/06/30/93007-pertandingan-para-legenda-sriwijaya-fc.jpg)
Janji Politik 2024
Baca Juga:Viral Digopong di Hajatan, Mawardi Yahya Ungkap Kondisi Kesehatan Jelang Pilgub 2024
Pertandingan para legenda Sriwijaya FC ini dibiayai oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Mawardi Yahya dan Anita Noeringhati.